4 ABK Indonesia yang Lagi Berlayar Minta Tolong Via Medsos, Diduga Alami Penyiksaan di Kapal China
Judha mengatakan pihaknya juga telah menghubungi pihak agensi, PT RCA, yang tertera dalam unggahan itu. Tetapi, hingga saat ini belum ada tanggapan.
"Kemlu telah menerima informasi berupa video mengenai 4 ABK WNI yang bekerja di kapal ikan RRT LIAO YUAN YU 103. Mereka mengaku tidak menerima gaji, jam kerja yang berlebihan, makanan tidak memadai dan mengalami kekerasan," kata Yudha kepada Kompas.com, Kamis (27/8/2020).
Judha mengatakan pihaknya juga telah menghubungi pihak agensi, PT RCA, yang tertera dalam unggahan itu. Tetapi, hingga saat ini belum ada tanggapan.
Kemlu, lanjut dia, juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) yang mengeluarkan perizinan penempatan ABK ke luar negeri.
"Hasilnya didapat informasi bahwa PT RCA tidak terdaftar baik di Kemenaker maupun Kemenhub," papar dia.
Judha menyebut perwakilan RI di China juga melakukan koordinasi dengan otoritas setempat. Selain itu, Kemlu mencoba menghubungi akun yang mengunggah video viral tersebut.
"Terus mencoba menghubungi pihak yang mengunggah pertama kali informasi video tersebut ke sosmed untuk mendapatkan informasi lebih detail," imbuhnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Pengakuan 4 ABK Diduga Alami Penyiksaan di Kapal China"