Breaking News:

Tribun Bandar Lampung

213 Warga Lampung Telah Bekerja di 21 Perusahaan, Program Pemagangan Dalam Negeri Disnaker

Pemprov Lampung memfasilitasi 213 dari 300 peserta program pemagangan dalam negeri diterima bekerja di 21 Perusahaan di Lampung.

Dokumentasi Disnaker Lampung
Kadisnaker Lampung Lukmansyah memberikan penghargaan kepada peserta pemagangan dalam negeri yang diterima di perusahaan. 213 Warga Lampung Telah Bekerja di 21 Perusahaan, Program Pemagangan Dalam Negeri Disnaker. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memfasilitasi 213 dari 300 peserta program pemagangan dalam negeri diterima bekerja di 21 Perusahaan di Lampung.

Kadis Tenaga Kerja (Kadisnaker) Lampung Lukmansyah mengatakan, peserta magang tahun ini sebanyak 300 peserta yang merupakan pencari kerja berasal dari berbagai daerah di Lampung.

Pemagangan ini telah dilaksanakan pada 21 Perusahaan di Lampung sejak Mei 2020.

Di antaranya untuk sektor industri logam, perdagangan, perhotelan, rumah sakit, kontruksi dan pemetaan, industri tapis, farmasi yang berada di Lampung.

"Alhamdulillah, sebanyak 213 orang atau 71 persen dari 300 peserta magang telah diterima bekerja pada 21 Perusahaan yang ada di Lampung," kata Lukmansyah, Sabtu (12/9/2020).

Sanksi Bagi Perusahaan yang Tak Serahkan Rekening Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan

Rekor Baru, Ada Penambahan 44 Kasus Covid-19 di Lampung

Sedangkan sisanya, yakni 87 orang, kata mantan Kepala Biro Perekonomian Setprov Lampung itu, melakukan usaha mandiri atau wirausaha sebagai wujud nyata dalam menekan tingkat pengangguran di Lampung.

"Kita telah berhasil menekan tingkat penganguran di tengah pandemi Covid-19," ucap Lukmansyah.

Program kegiatan pemagangan dalam negeri yang telah selesai pada 10 September 2020.

Disnaker Lampung pun memberikan piagam penghargaan bagi seluruh Perusahaan pelaksana magang tersebut.

Dengan memberikan tropy penghargaan khusus bagi 5 Perusahaan yang merekrut 100 persen peserta magang menjadi karyawan di Perusahaan tersebut.

Diantaranya Perusahaan tersebut RS Muhammadiyah Metro, PT FajarAgung Bandar Lampung, RS Graha Husada Bandar Lampung.

Rumah Sakit Islam Metro dan Andanan Batik Lampung di Pesawaran dan Perusahaan tersebut sebagai pelopor dalam menekan TPT di Provinsi Lampung.

Semoga Pemprov Lampung kedepannya akan tetap mengalokasi anggaran untuk program kegiatan magang dalam negeri ini.

"Karena program tersebut efektif dalam menekan pengangguran di Lampung dan sebagai upaya percepatan mewujudkan Rakyat Lampung berjaya," tandas Lukmansyah. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved