Breaking News:

Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung

Penusuk Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Mati 

Ia dijerat pasal percobaan pembunuhan hingga penganiayaan yang menyebabkan luka.

Tribunlampung.co.id/Hanif
Kabid Humas Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Penusuk Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Mati  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Alfin Andrian (24), tersangka penusuk pendakwah kondang Syekh Ali Jaber, terancam pidana maksimal hukuman mati.

Ia dijerat pasal percobaan pembunuhan hingga penganiayaan yang menyebabkan luka.

"Jadi, ancaman hukumannya, hukuman mati atau seumur hidup. Paling ringan 20 tahun," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri Inspektur Jenderal Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Pihak kepolisian pun memastikan tersangka Alfin dalam kondisi sadar dan mampu menjawab pertanyaan dari psikiater.

"Menurut psikiater, tersangka masih bisa menjawab pertanyaan. Artinya, masih sadar," kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Pol Zahwani Pandra Arsyad, Rabu.

Hal tersebut menguatkan pihak kepolisian untuk melimpahkan perkara ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.

Polda Lampung Pastikan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Tidak Alami Gangguan Jiwa

Tarif Tol Lampung-Palembang atau Tol Bakauheni-Palembang Tahun 2020, Bayarnya Pakai e-Toll

Pihak kepolisian telah memeriksa total 15 saksi untuk melengkapi berkas perkara.

Pandra menjelaskan Polresta Bandar Lampung telah melaksanakan gelar perkara, Selasa (15/9/2020).

"Tersangka mengaku suara dakwah membuatnya gelisah, lalu langsung melakukan tindakan (penusukan)," ujar Pandra.

"Tidak ada suruhan pihak lain, memang tergerak sendiri," imbuh Pandra.

Halaman
123
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved