Pengukuhan 5 Pjs Bupati di Lampung

Pjs dan Plt Bupati Siap Sukseskan Pilkada, Jamin Netralitas ASN, Janji Kendalikan Covid-19

Para Penjabat Sementara (Pjs) dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati siap menyukseskan Pilkada Serentak 2020 di wilayah masing-masing.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berfoto bersama 5 Pjs bupati dan istri serta 1 Plt bupati Pesawaran dan istri, seusai penyerahan SK di Balai Keratun, kompleks kantor Gubernur Lampung, Sabtu (26/9/2020). Pjs dan Plt Bupati Siap Sukseskan Pilkada, Jamin Netralitas ASN, Janji Kendalikan Covid-19. 

Wakil bupati sebelumnya, Edward Antony, maju lagi mendampingi Adipati dalam Pilkada 2020, tetapi yang bersangkutan meninggal dunia karena terkena Covid-19.

Kemudian, ada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Lampung Fredy SM yang menjabat Pjs Bupati Lampung Timur.

Ia mengisi kursi itu karena Bupati Zaiful Bokhari cuti mengikuti Pilkada Lamtim.

Di Lamtim pun tidak ada wakil bupati yang bisa mengisi sebagai Plt Bupati.

Posisi wakil bupati tak terisi setelah Zaiful, yang sebelumnya menjabat wakil bupati, naik menggantikan Chusnunia Chalim yang terpilih sebagai wakil gubernur Lampung.

Satu lagi ada Inspektur pada Inspektorat Lampung Adi Erlansyah yang menjadi Pjs Bupati Lampung Tengah.

Ia mengisi kekosongan karena Bupati Loekman Djoyosoemarto cuti mengikuti Pilkada Lamteng.

Sama seperti di Lamsel, Loekman tidak memiliki pendamping setelah naik menjadi bupati menggantikan Mustafa yang tersandung kasus korupsi.

Sementara satu Plt Bupati adalah Eriawan yang menjadi Plt Bupati Pesawaran.

Ia sebelumnya menjabat wakil bupati Pesawaran. Eriawan bisa menjadi Plt Bupati, bukan Pjs Bupati, karena tidak maju pilkada lagi mendampingi Dendi Ramadhona.

Dendi menggandeng S Marzuki sebagai calon wakil bupati.

Sukseskan Pilkada

Para Pjs dan Plt Bupati menyatakan siap menyukseskan Pilkada 2020 dengan komitmen menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN).

Mereka juga berjanji mengendalikan penyebaran Covid-19 sesuai instruksi Gubernur Arinal.

"Netralitas ASN harus kita jaga sesuai instruksi Pak Gubernur. ASN harus profesional dan tidak usah ikut-ikutan demi suksesnya pilkada," kata Pjs Bupati Way Kanan Mulyadi Irsan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved