Tribun TV Lampung
Hindari Klaster Pilkada, Polda Lampung Gelar Operasi Mantap Praja Krakatau
Antisipasi penyebaran Covid-19 pada Pilkada Serentak 2020, Polda Lampung menggelar Operasi Mantap Praja Krakatau 2020.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Antisipasi penyebaran Covid-19 pada Pilkada Serentak 2020, Polda Lampung menggelar Operasi Mantap Praja Krakatau 2020.
Hal ini diungkapkan oleh Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Lampung AKBP Zulman Topani dalam acara Tindak (Tribun Kriminal dan Hukum) yang tayang di Tribun TV Lampung, Rabu (30/9/2020).
Zulman menyampaikan, Polda Lampung melaksanakan Operasi Mantap Praja Krakatau 2020 pada 3 September sampai 30 Desember 2020.
"Sampai berakhirnya pilkada. Dari operasi ini Polda Lampung menurunkan 6.090 personel, dibantu juga dari teman TNI 520 personel. Kemudian dari linmasnya 34.614 personel," sebut Zulman.
Sebanyak 10.675 TPS tersebar di 8 kabupaten/kota, kata Zulman, ada beberapa yang menjadi perhatian khusus.
"Dari beberapa TPS, ada yang memang atensi ada kerawanan konflik," tegasnya.
• KPU Siap Ikuti Musyawarah Terbuka Sengketa Pilkada dengan Hipni-Melin Hariyani Wijaya
• 3 Paslon Bandar Lampung Bagikan APD di Hari Keempat Kampanye Pilkada Bandar Lampung 2020
Zulman menjelaskan, dari sisi klasifikasi kerawanan, yang pertama adalah geografis.
"Kalau jangkauan susah masuk kategori agak rawan. Kami juga melihat dari sejarah konflik. Lalu kita melihat kandidat paslon untuk masuk klasifikasi rawan, sangat rawan. Lalu untuk TPS khusus itu lapas dan rumah sakit," jelas Zulman.
Di Lampung, sebut Zulmarn, ada 190 TPS yang masuk kategori rawan, 46 TPS sangat rawan, dan 28 TPS khusus.
"Untuk TPS yang rawan, penjagaan berbeda, ada pola," ucap Zulman.
Zulman menuturkan, untuk situasi pandemi dalam meminimalisasi Covid-19 agar tidak ada klaster pilkada, mulai dari tahapan pilkada sudah dipahami oleh masyarakat.
"Kemarin kami lihat pada pengumuman paslon, pendaftaran paslon, kita bersyukur masing-masing paslon sudah menyadari, timses menyadari, pada saat kegiatan mematuhi protokol kesehatan," bebernya.
Zulman pun mengimbau masyarakat, timses, serta paslon agar mematuhi protokol kesehatan.
"Terutama dalam tahapan tahapan pilkada kami berharap Provinsi Lampung tidak ada penyebaran Covid-19 yang banyak atau tidak ada klaster pilkada," tandasnya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/hindari-klaster-pilkada-polda-lampung-gelar-operasi-mantap-praja.jpg)