Video Berita
20 Makam Hilang Akibat Banjir di Semaka, Lampung
Sekitar 20 makam hilang di Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka, Tanggamus, lantaran tersapu air luapan sungai Way Sedayu.
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Sekitar 20 makam hilang di Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka, Tanggamus, akibat tersapu air luapan sungai Way Sedayu.
Menurut Paino, warga setempat, hilangnya makam setelah tanggul sungai Way Sedayu habis terkikis, yang menyebabkan banjir di Semaka.
Selanjutnya, air mengikis lahan pemakaman hingga menghanyutkan puluhan makam.
"Kalau 20 makam yang hanyut ada, dari batas pemakaman ujung sini sampai ujung sana," kata Paino, Kamis (1/10/2020).
Ia mengaku, warga sudah ikhlas jika makam anggota keluarganya hilang terbawa air.
Sebab, hal ini adalah musibah.
• Ikut Berduka, Bupati Tanggamus: Tahun Ini Sudah 3 Kali Banjir di Semaka
• Pemkab Tanggamus Nyatakan Status Masa Tanggap Darurat Akibat Banjir di Semaka
• 3 Alat Berat Singkirkan Material Banjir di Jalinbar Tanggamus
Sehingga, jenazah yang sudah hilang tidak dicari lagi.
Selain 20 makam hilang, ada tujuh jenazah yang nyaris hanyut namun masih bisa diselamatkan.
Kemudian, jenazah langsung dimakamkan lagi oleh warga.
Kondisinya ada yang masih utuh, ada juga yang tinggal tulang belulang.
Paino mengaku, areal makam yang hilang lebarnya sekitar 2 meter dan panjang sekitar 50 meter.
Di luasan itu terdapat sekitar 20 makam.
"Makam yang hilang termasuk makam ibu saya."
"Terus jenazah besan saya keluar tapi sudah dimakamkan lagi. Ini tinggal maka bapak saya dan mertua saya yang sudah dipinggir sekali," terang Paino.
Ia mengaku, sebenarnya jarak antara makam dengan aliran sungai agak jauh dan juga ada tanggul sungai. Dan tanggul itu sudah diberonjong juga tapi semuanya hilang tersapu air sungai.
Saksikan video berita selengkapnya di bawah ini
(Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto)
Videografer Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar