Tribun Metro
23 Peternak Ikan di Metro Dapat Pelatihan dari YPSP Pelni untuk Pengembangan Manajemen Perikanan
Pelatihan yang digelar untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha perikanan.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Bayu Saputra
TRIBUN LAMPUNG, METRO - Sebanyak 23 peternak ikan di Metro mendapatkan pelatihan dari Yayasan Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
Ketua YPSP yang juga akademisi Fakultas Pertanian Unila Herman Yulianto dalam rilis yang diterima Tribunlampung.co.id, Senin (5/10/2020) mengatakan pelatihan yang digelar di Hotel Aidia Grande Metro ini untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha perikanan.
Dalam manajemen pengelolaan dan pengembangan usaha perikanan yaitu pembenihan, pembesaran dan pengolahan hasil perikanan yang bernilai ekonomis.
Sehingga pelatihan ini dapat meningkatkan perekonomian pelaku usaha perikanan tersebut.
"Selain itu peternak yang mendapatkan pelatihan tersebut juga menerima bantuan modal kerja dalam bentuk softloan (pinjaman lunak) dari Pelni," kata Herman
Kemudian peternak juga harapannya mampu merancang desain serta strategi rencana pengembangan usaha perikanan.
Mulai dari pembenihan, pembesaran hingga pengolahan ikan.
Lalu mampu memahami dan terampil dalam melakukan kegiatan laporan keuangan usaha yang dijalankan.
Apalagi dalam menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin ketat dan sekarang ini peternak dituntut untuk dapat mengembangkan usaha.
Dengan harapan supaya usaha yang dijalankan dapat maju dan besar serta menjadi pengusaha yang sukses.
Pada kenyataanya untuk mengembangkan usaha yang pada awalnya dimulai dari nol besar atau baru memulai usaha sangatlah sulit.
Banyak hambatan yang dihadapi seperti kekurangan modal, tenaga kerja yang ahli atau terampil, kinerja keuangan usaha yang buruk , dan sebagainya .
Tetapi hambatan itu semua dapat diatasi dengan cara mengembankan dan menerapkan strategi pengembangan usaha yang baik .
Pengembangan usaha bukan saja dibarengi dengan modal yang banyak atau tenaga kerja yang terampil.