Launching PKPB di Lampung Tengah
Gubernur Arinal Djunaidi Harap KPB Bisa Jamin Kepastian Usaha Para Petani di Lampung
Melalui Kartu Petani Berjaya (KPB) diharapkan para petani mendapatkan kemudahan jaminan kepastian dalam usaha budidaya pertanian.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Noval Andriansyah
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Muhammad Joviter
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Melalui Kartu Petani Berjaya (KPB) diharapkan para petani mendapatkan kemudahan jaminan kepastian dalam usaha budidaya pertanian.
Di antaranya ketersediaan sarana produksi, akses permodalan/pembiayaan/asuransi, pembinaan usaha dan teknologi, penanganan panen dan pasca panen, pemasaran hasil, jaminan sosial dan beasiswa pendidikan bagi anak petani berprestasi yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Bidang Pertanian.
"Kemudahan-kemudahan tersebut akan diberikan secara bertahap kepada seluruh petani di Provinsi Lampung," ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, saat launching program Kartu Petani Berjaya, Selasa (6/10/2020).
Arinal menyatakan, alasan peluncuran PKPB di Kecamatan Trimurjo karena merupakan pusat perbenihan padi regional Sumatera bagian selatan.
Menurutnya, pelaksanaan PKPB Tahap I dilaksanakan di 7 (tujuh) Kabupaten, yakni Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pringsewu, Tanggamus, Pesawaran, dan Kota Metro, dengan 5 (lima) komoditi utama yaitu padi, jagung, cabai, kopi, dan lada.
• Mentan Syarif Yasin Limpo Akan Resmikan Kartu Petani Berjaya di Lampung Tengah
• 2 Pemuda Tembak Polisi Bandar Lampung saat Akan Ditilang, Pistol Tak Meledak saat Ditembakkan
• Cegah Covid, Masyarakat Tulangbawang Diminta Proaktif Informasikan Jika Ada Pendatang atau Pemudik
"Dalam implementasi PKPB di Provinsi Lampung, kami telah bekerjasama atau menandatangani Nota Kesepahaman dengan 4 bank BNI, BRI, Bank Mandiri, dan Bank Lampung, serta dengan 2 (dua) Perusahaan Pupuk yaitu PT. PUSRI dan PT. Petrokimia," kata Arinal Djunaidi.
Melalui kerja sama tersebut, lanjut Arinal diharapkan kebutuhan permodalan dan pupuk bagi petani dapat terpenuhi dengan cepat dan mudah, sehingga produktivitas dan pendapatan petani pada akhirnya akan meningkat.
"Saya juga mendapatkan dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, dan Perguruan Tinggi yang bersinergi untuk percepatan implementasi Program PKPB," kata Arinal Djunaidi.
Hingga saat ini jumlah petani anggota PKPB telah berjumlah 18.277 orang, sebanyak 14.850 orang telah membuka rekening pada Bank Negara Indonesia (BNI).
Sedangkan penyerahan KUR sector Pertanian telah mencapai 1.5 Triliyun atau 61,95% dari target dengan jumlah tersebut, serapan KUR provinsi Lampung menempati peringkat 4 Nasional setelah, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.
Selain itu, Arinal juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Menteri Pertanian yang telah memberikan dukungan besar dalam pembangunan sektor pertanian di Provinsi Lampung.
Antara lain kegiatan pengembangan desa 1000 sapi untuk Kabupaten Lampung Selatan.
"Tentunya program dan bantuan yang diberikan sangat bermanfaat untuk percepatan perluasan implementasi Program Kartu Petani Berjaya," ucap Arinal Djunaidi.
Sebelumnya, pelaksanaan Launching KPB, Menteri Syahrul dan Gubernur Arinal terlebih dahulu melakukan panen raya secara simbolis dengan Combine Harvester, melakukan olah lahan menggunakan traktor roda 4, dan tanam dengan rice transplanter.
Pada acara launching, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Arinal menyerahkan KPB KUR secara simbolis.