Kasus Corona di Lampung
Hasil Swab Pagi Ini, Warga Menggala yang Meninggal Tadi Malam Negatif Covid-19
Berdasarkan hasil tes swab dari RSUD Menggala, perempuan yang telah berusia lanjut itu negatif Covid-19.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Tulangbawang memastikan, seorang perempuan warga Menggala yang meninggal dunia tadi malam bukan karena terpapar Covid-19.
Perempuan tersebut berinisial D umur 88 tahun, warga Kecamatan Menggala.
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Kabupaten Tulangbawang Fathoni, menegaskan, berdasarkan hasil tes swab dari RSUD Menggala, perempuan yang telah berusia lanjut itu negatif Covid-19.
"Jam 6 pagi tadi saya dikontak dari pihak RSUD Menggala, hasil swab warga yang meninggal tadi malam sudah keluar dengan hasil negatif Covid-19," terang Fathoni kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (06/10) pagi.
Hasil tes swab ini, kata Fathoni, sekaligus untuk meluruskan spekulasi yang menyebutkan perempuan usia lanjut itu meninggal karena terpapar Covid-19.
• Ada 11 Kasus Baru Covid-19 di Lampung Utara, Terbanyak dari Kotabumi Selatan
• Harga Gabah Anjlok, Petani di Rawapitu Tulangbawang Tak Berdaya
• 2 Pekan di Rawat di RSUD Menggala, Tiga Pasien Covid-19 di Tulangbawang Dinyatakan Sembuh
"Berdasarkan keterangan dari keluarga, nenek tersebut memang sudah menderita strok sejak beberapa tahun lalu. Juga ada riwayat penyakit DM (diabetes mellitus)," papar Fathoni.
Fathoni mengakui, proses pemakaman nenek D memang dilakukan menggunakan prosedur protokol kesehatan, atas permintaan keluarga.
"Atas permintaan keluarga, diminta pemakaman protokol kesehatan. Pihak keluarga tadi malam mengontak kami. Kemudian kita lakukan persiapan lakukan protokol kesehatan. Melibatkan pihak TNI, Polri, dan RSUD Menggala," kata Fathoni.
Namun sebelum dilakukan pemakaman, oleh petugas medis atas persetujuan keluarga, lebih dulu diambil sample air liur untuk dilakukan tes swab.
Ini dilakukan, guna memastikan kesimpangsiuran informasi apakah nenek D meninggal karena positif Covid-19 atau tidak.
"Kita minta lakukan swab untuk memastikan positif Covid atau tidak. Dan Alhamdulillah pagi ini keluar dengan hasil negatif Covid 19," tandas Fathoni. (Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)