Launching PKPB di Lampung Tengah
Mentan Syahrul Yasin Limpo Sebut Sektor Pertanian Tumbuh di Atas 2 Persen di Tengah Pandemi
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo ungkap sektor pertanian tumbuh di atas 2 persen, meski di tengah pandemi Covid-19 saat peluncuran program KPB
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Noval Andriansyah
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Muhammad Joviter
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Sektor pertanian menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi secara nasional.
Bahkan, sektor pertanian justru mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan di atas 2 persen, meski di tengah pandemi Covid-19 atau Corona.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, saat menghadiri peluncuran program Kartu Petani Berjaya (KPB) di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (6/10/2020).
Menurut Syahrul, pandemi Corona membuat pemerintah kelimpungan dalam memperkuat perekonomian negara.
Namun tidak demikian dengan sektor pertanian. Dirinya menyebut saat ekonomi melemah, sektor pertanian justru menjadi penyangga utama.
• Mentan Syarif Yasin Limpo Akan Resmikan Kartu Petani Berjaya di Lampung Tengah
• 2 Pemuda Tembak Polisi Bandar Lampung saat Akan Ditilang, Pistol Tak Meledak saat Ditembakkan
• Cegah Covid, Masyarakat Tulangbawang Diminta Proaktif Informasikan Jika Ada Pendatang atau Pemudik
"Kartu petani berjaya adalah jawabannya, pertanian harus makin maju, mandiri dan modern," kata Syahrul Yasin Limpo.
Untuk itu, dirinya meminta, kepada pihak perbankan agar tidak lagi ragu dalam menyalurkan dana kredit kepada para petani.
"Sepanjang penanganannya dengan benar pasti (PKPB) jalan. Saya harap pertanian menjadi fokus utama," kata Syahrul Yasin Limpo.
Mentan Apresiasi
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi langkah Gubernur Lampung dalam meluncurkan Program Kartu Petani Berjaya.
Syahrul menilai program yang diluncurkan untuk menopang kesejahteraan para petani di provinsi Lampung ini, bisa menjadi percontohan dalam peningkatan kesejahteraan petani dalam skala nasional.
"Tinggal pengimplementasian di lapangan, dan kerjasama dengan pihak perbankan dalam mempermudah proses permodalan petani," kata Syahrul, usai menghadiri peluncuran program kartu petani berjaya, Selasa (6/10/2020).
Menurutnya, PKPB merupakan sebuah terobosan untuk mengakomodir semua kebutuhan petani.
Salah satunya, lanjut Syahrul memberikan dukungan yang maksimal kepada petani sesuai dengan arahan presiden.
"Banyak manfaat yang diperoleh petani melalui Kartu ini. Sebagai peserta keanggotaan akan mempermudah akses permodalan bagi petani," kata Syahrul.
Selain itu, apa yang menjadi harapan para petani selama ini yakni meningkat nya produktifitas pertanian.
"Dampaknya juga terhadap peningkatan mutu dan harga jual. Dengan kartu ini hasil (pendapatan) petani juga lebih terjamin," kata Syahrul.
Sebelumnya diberitakan, Mentri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menghadiri launching program kartu pertani berjaya (PKPB) di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (6/10/2020).
Sebelum meresmikan peluncuran PKPB, Mentan bersama Gubernur Lampung Arinal dan Wagub Chusnunia Chalim mencoba mengoperasikan mesin panen padi otomatis.
Selain menghadiri peluncuran PKBP Menteri Pertanian, Gubernur Lampung beserta jajaran menyempatkan diri hadir dalam panen raya di areal persawahan, Trimurjo, Lampung Tengah.
(Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter)