Breaking News:

Peredaran Uang Palsu di Bandar Lampung

Ngaku Tak Produksi Uang Palsu, Pelaku: Saya Sebar di Bandar Lampung dan Setor ke Tante

Pelaku pengedar uang palsu di Bandar Lampung, VYN (16), ngaku tak ikut produksi upal dan hanya setor ke tantenya.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Barang bukti uang palsu yang diamankan polisi dari kedua tersangka pengedar upal di Bandar Lampung. Barang bukti sebanyak 65 lembar upal tersebut dihadirkan dalam ekspose perkara di Mapolsek Sukarame, Bandar Lampung, Selasa (6/10/2020). Ngaku Tak Produksi Uang Palsu, Pelaku: Saya Sebar di Bandar Lampung dan Setor ke Tante. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tak ikut produksi uang palsu, VYN (16) ngaku hanya setor ke tantenya.

Tim Opsnal Polsek Sukarame mengamankan 2 pemuda asal Pesawaran dan Lampung Selatan karena membeli rokok menggunakan uang palsu (upal), di Bandar Lampung. Salah seorang yang diamankan polisi tersebut masih masuk kategori anak di bawah umur.

VYN mengatakan, bahwa ia tak ikut dalam memproduksi uang palsu tersebut.

"Saya hanya dikasih oleh tante saya di Jakarta," sebut VYN, Selasa (6/10/2020)

VYN juga mengaku, dari hasil pemberian, uang palsu itu wajib dipecahkan, yang mana hasil uang yang telah dipecahkan disetorkan ke tantenya, F.

 Kapolres Lampung Selatan Benarkan Pengedar Uang Palsu yang Ditangkap Buronan Napi

 Polda Lampung Tak Hadiri Sidang Praperadilan Buronan 7 Tahun Syamsul Arifin

"Jatuhnya setoran, nanti keuntungan bagi hasil," terang VYN.

Lanjut VYN, bagi hasil dengan tantenya persentase 60-40 persen.

"Baru dijanjikan dari Rp 100 ribu itu saya dikasih 40 ribu kalau berhasil ditukarkan, jadi saya tahu itu uang palsu," tutur VYN.

VYN menambahkan, bahwa ia baru mendapat uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 75 lembar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved