Video Berita

VIDEO Kerusuhan Aksi Massa Tolak Pengesahan UU Cipta Kerja di Bandar Lampung

Video Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa di Bandar Lampung, menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja, berujung rusuh, Rabu (7/10/2020) sore.

Penulis: Bambang Irawan | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Kerusuhan aksi massa tolak pengesahan UU Cipta Kerja di Bandar Lampung. 

4. Lautan Manusia

Tiba di gerbang gedung DPRD Lampung, massa aksi langsung memadati jalan raya depan gerbang.

Sementara petugas kepolisian yang sudah berjaga menutup gerbang masuk.

Alhasil, ribuan mahasiswa tersebut berkerumun di tengah jalan sehingga terlihat seperti lautan manusia.

Pantauan Tribun, meskipun physical distancing dilanggar, massa aksi tetap terlihat menggunakan masker.

Ribuan mahasiswa tersebut tengah mencoba untuk masuk ke kantor dewan dan beraudiensi.

"Buka-buka pintunya, buka pintunya sekarang juga!" teriak ribuan mahasiswa itu.

5. Disusupi Oknum Pelajar

Dalam aksi penolakan tersebut, ternyata terlihat pula rombongan pemuda diduga pelajar.

Hal tersebut terlihat dari pakaian yang dikenakan oleh puluhan pemuda tersebut.

Tak hanya menyusupi massa aksi yang merupakan mahasiswa, para oknum pelajar tersebut juga bertindak anarkis.

Mereka mencoba menerobos barikade kawat duri yang dibuat oleh polisi.

Karena tak mampu melewati, para oknum pelajar tersebut melakukan pelemparan.

"Kami (pelajar) juga ingin menyampaikan aspirasi," teriak salah pelajar.

Untuk menahan kericuhan, pihak kepolisian setempat menyemburkan tembakan air (water canon).

Saat ditanyai, sejumlah mahasiswa mengaku sekumpulan pelajar tersebut bukan bagian dari mereka.

"Mahasiswa sepenuhnya berada di badan jalan di depan pintu masuk gedung dewan."

"Sementara mereka (oknum pelajar) tersebut melakukan kerusuhan di lingkungan lapangan (korpri) di sisi lainnya," ujar salah seorang mahasiswa.

6. Petugas Terluka

Akibat dari tindakan anarkis oknum pelajar tersebut, seorang petugas mengalami luka ringan terkena lemparan batu.

Satu anggota polisi terluka, setelah sejumlah oknum pelajar yang ikut dalam aksi demonstrasi memaksa masuk ke dalam area DPRD Lampung, Rabu (7/10/2020).

Sebelumnya, para oknum pelajar ini berusaha masuk ke dalam area DPRD Lampung melalui Lapangan Korpri.

Namun, oleh pihak kepolisian dengan sigap membentangkan kawat berduri.

Tak terima diblokade, para oknum pelajar ini pun langsung melempari anggota dengan batu, kayu dan juga botol air.

Alhasil satu anggota terluka di bagian mulutnya hingga berdarah.

Anggota polisi tersebut langsung diamankan oleh rekannya guna pertolongan pertama.

"Sabar adik-adik sabar, turunkan ego kalian," seru mahasiswa yang ada di sisi gerbang DPRD Lampung.

Namun imbauan itu rupanya tak mempan.

Para oknum pelajar pun makin tak terkendali dan melempari batu.

Hingga akhirnya polisi menurunkan water canon untuk membubarkan massa oknum pelajar.

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id

Videografer Tribunlampung.co.id/Bambang Irawan

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved