Surat Alquran
Bacaan Surat An Naba, Surat Pendek ke-78 Alquran
Surat An Naba adalah surat Makkiyah yaitu surat yang diturunkan saat Nabi Muhammad SAW berada di Mekkah.
Penulis: Wakos Reza Gautama | Editor: wakos reza gautama
Artinya: dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari)
14. وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرٰتِ مَآءً ثَجَّاجًا
wa-angzalnaa minal mu’shirooti maa-ang tsajjaajaa
Artinya: dan Kami turunnkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan hebatnya
15. لِّنُخْرِجَ بِهٖۦ حَبًّا وَنَبَاتًا
inukhrija bihii habbaw wanabaataa
Artinya: untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman
16. وَجَنّٰتٍ أَلْفَافًا
wajannaatin alfaafaa
Artinya: dan kebun-kebun yang rindang
17. إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيْقٰتًا
inna yaumal fashli kaana miiqootaa
Artinya: Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan
18. يَوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ فَتَأْتُوْنَ أَفْوَاجًا
yauma yungfakhu fish shuuri fata’tuuna afwaajaa
Artinya: (yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong
19. وَفُتِحَتِ السَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوٰبًا
wafutihatis samaa-u fakaanat abwaabaa
Artinya: dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu
20. وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا
wasuyyirotil jibaalu fakaanat saroobaa
Artinya: dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana
21. إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا
inna jahannama kaanat mirshoodaa
Artinya: Sungguh, (neraka) Jahanam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka)
22. لِّلطّٰغِيْنَ مَـأٰبًا
liththooghiina ma-aabaa
Artinya: menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas
23. لّٰبِثِيْنَ فِيْهَآ أَحْقَابًا
laabitsiina fiihaa ahqoobaa
Artinya: Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama
24. لَّا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا
laa yadzuuquuna fiihaa bardaw walaa syaroobaa
Artinya: mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan (pula mendapat) minuman
25. إِلَّا حَمِيْمًا وَغَسَّاقًا
illaa hamiimaw waghossaaqoo
Artinya: selain air yang mendidih dan nanah
26. جَزَآءً وِفَاقًا
jazaa-aw wifaaqoo
Artinya: sebagai pembalasan yang setimpal
27. إِنَّهُمْ كَانُوا۟ لَا يَرْجُوْنَ حِسَابًا
innahum kaanuu laa yarjuuna hisaabaa
Artinya: Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan penghitungan
28. وَكَذَّبُوا۟ بِـأٰيٰتِنَا كِذَّابًا
wakadzdzabuu bi-aayaatinaa kidzdzaabaa
Artinya: dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami
29. وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنٰهُ كِتٰبًا
wakulla syai-in ahshoinaahu kitaabaa
Artinya: dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab (buku catatan amalan manusia)
30. فَذُوْقُوا۟ فَلَنْ نَّزِيْدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا
adzuuquu falan naziidakum illaa ‘adzaabaa
Artinya: Maka karena itu rasakanlah! Maka tidak ada yang akan Kami tambahkan kepadamu selain azab
31. إِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ مَفَازًا
inna lil muttaqiina mafaazaa
Artinya: Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan
32. حَدَآئِقَ وَأَعْنٰبًا
hadaa-iqo wa a’naabaa
Artinya: (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur
33. وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا
wakawaa’iba atroobaa
Artinya: dan gadis-gadis cantik yang sebaya
34. وَكَأْسًا دِهَاقًا
waka’san dihaaqoo
Artinya: dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman)
35. لَّا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَلَا كِذّٰبًا
laa yasma’uuna fiihaa laghwaw walaa kidzdzaabaa
Artinya: Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta
36. جَزَآءً مِّنْ رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابًا
jazaa-am mirrobbika ‘athoo-an hisaabaa
Artinya: Sebagai balasan dan pemberian yang cukup banyak dari Tuhanmu
37. رَّبِّ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُوْنَ مِنْهُ خِطَابًا
robbis samaawaati wal ardhi wamaa bainahumar rohmaan, laa yamlikuuna minhu khithoobaa
Artinya: Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pengasih, mereka tidak mampu berbicara dengan Dia
38. يَوْمَ يَقُوْمُ الرُّوْحُ وَالْمَلٰٓئِكَةُ صَفًّا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُوْنَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمٰنُ وَقَالَ صَوَابًا
yauma yaquumur ruuhu wal malaa-ikatu shoffaa, laa yatakallamuuna illaa man adzina lahur rohmaanu waqoola showaabaa
Artinya: Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar
39. ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ ۖ فَمَنْ شَآءَ اتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـأٰبًا
dzaalikal yaumul haq, famang syaa-at takhodza ilaa robbihii ma-aabaa
Artinya: Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya
40. إِنَّآ أَنْذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيْبًا يَوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُوْلُ الْكَافِرُ يٰلَيْتَنِى كُنْتُ تُرٰبًۢا
innaa angdzarnaakum ‘adzaabang qoriibay yauma yangdzurul mar-umaa qoddamat yadaahu wayaquulul kaafiru yaalaitanii kuntu turoobaa
Artinya: Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, “Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah
Demikianlah surat An Naba, surat ke-78 dalam Alquran.
(Tribunlampung.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/download-dan-rekomendasi-aplikasi-alquran-gratis-dan-terpopuler-2019.jpg)