Aksi Omnibus Law di Lampung
Polisi-Satpol PP Bentuk Pagar Betis, Antisipasi Pendemo Tolak UU Cipta Kerja Masuk ke DPRD Lampung
Dari pihak Satpol PP Provinsi Lampung sendiri membentuk pagar dilapis pertama dan pihak kepolisian membentuk pagar lapis kedua.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Antisipasi ratusan demonstaran masuk ke kantor DPRD Lampung, Satuan Polisi Pamong Praja bersama Kepolisian bentuk formasi pagar.
Pantauan Tribunlampung.co.id, untuk mengantisipasi massa masuk kedalam halaman DPRD Lampung aparat membentuk pagar betis.
Dari pihak Satpol PP Provinsi Lampung sendiri membentuk pagar dilapis pertama dan pihak kepolisian membentuk pagar lapis kedua.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pihak kepolisian juga mempersiapkan kawat berduri.
Sebelumnya ratusan buruh kembali mendatangi kantor DPRD Provinsi Lampung, Rabu (14/10/2020).
Baca juga: BREAKING NEWS Ratusan Buruh Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Lampung
Baca juga: Moderator Debat Perdana Pilkada Bandar Lampung 2020, Berusaha Bikin Meriah Meski Tak Ramai Pendukung
Ratusan buruh ini rencananya kembali melakukan aksi demonstrasi tolak omnibus law RUU Cipta Kerja.
Pantauan Tribun, ratusan buruh ini bergerak dari tugu Adipura menuju halaman kantor DPRD Provinsi Lampung mengendari truk maupun bus.
Selain dari Tugu Adipura ada juga buruh yang bergerak dari Tugu Raden Intan Rajabasa.
Alhasil arak-arakan ini mengundang masyarakat sekitar melihat dan memberi semangat kepada para demonstran.
Sesampainya di Kantor DPRD Provinsi para demonstran diarahkan untuk berkumpul dan melakukan orasi di lapangan Korpri Kantor Gubenuran Lampung.
Ratusan Buruh
Ratusan buruh kembali mendatangi kantor DPRD Provinsi Lampung, Rabu (14/10/2020).
Ratusan buruh ini rencananya kembali melakukan aksi demonstrasi tolak omnibus law RUU Cipta Kerja.
Pantauan Tribunlampung.co.id, ratusan buruh ini bergerak dari tugu Adipura menuju halaman kantor DPRD Provinsi Lampung mengendarai truk maupun bus.