TOPIK
Aksi Omnibus Law di Lampung
-
DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat mendukung usulan ormas mahasiswa dan pemuda atas penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dianggap merugik
-
Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menyosialisasikan Omnibus Law UU Cipta Kerja.
-
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, laporan perlu dilakukan untuk menjadi dasar kepolisian mencari motor tersebut.
-
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) bersama Sekprov Fahrizal Darminto menemui perwakilan buruh di Ruang Abung Pemprov Lampung, Rabu (14/10
-
Merespons masih banyaknya aksi penolakan Omnibus Law, Wali Kota Herman HN menilai, banyak dari peserta unjuk rasa yang belum paham isi pasal UU itu.
-
Wakil Gubenur Lampung Chusnunia Chalim menyampaikan jika hari ini seluruh pemda melakukan kegiatan rapat bersama kementrian terkait RUU Cipta Kerja.
-
kami ingin sampaikan kami tidak menolak semua omnibus law, tapi kami menolak RUU Cipta kerja, kami tak menolak atau menggagalkan investasi luar negeri
-
Ratusan buruh kembali mendatangi kantor DPRD Provinsi Lampung, Rabu (14/10/2020). Ratusan buruh ini rencananya kembali melakukan aksi demonstrasi tol
-
Sebelum diterima audensi di ruang Abung Pemerintah Provinsi Lampung, para perwakilan buruh ini dilakukan pemeriksaan.
-
Dari pihak Satpol PP Provinsi Lampung sendiri membentuk pagar dilapis pertama dan pihak kepolisian membentuk pagar lapis kedua.
-
Ratusan buruh ini bergerak dari tugu Adipura menuju halaman kantor DPRD Provinsi Lampung mengendarai truk maupun bus.
-
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung bersama 4 anggota DPRD Provinsi Lampung menolak UU Cipta Kerja.
-
melihat situasi dan kondisi yang terjadi saat ini kita semua, tidak ingin Rakyat menjadi tumbal oligarki yang sangat merugikan Rakyat Indonesia.
-
Aksi tersebut masih terkait penolakan terhadap pengesahan Omnibus Law UU Cipta kerja, di depan Gedung DPRD Lampung.
-
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mahalayati Bandar Lampung yang biasa disapa Agam ini mengalami luka serius pada kepala.
-
DPRD Kota Metro berjanji menyampaikan tuntutan mahasiswa terkait penolakan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.
-
DPRD Kota Metro menyatakan dukungan atas gerakan HMI dan PMII terkait penolakan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.
-
Sebagai kader partai, Romli menegaskan menyatakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja yang saat ini menjadi persoalan negara.
-
Aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Metro berlangsung sedikit panas, Senin (12/10/2020).
-
aksi juga digelar Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Metro unjuk rasa tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di DPRD setempat, Senin (12
-
Polda Lampung mulai menyelidiki tindak kekerasan dalam bentrokan saat aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di DPRD Lampung.
-
Ketua HMI Cabang Metro Idham mengatakan, pihaknya meminta DPRD Kota Metro bisa mendukung rakyat untuk menolak UU Cipta Kerja yang dinilai merugikan ma
-
LBH Bandar Lampung menerima 50 laporan pengaduan tindakan kekerasan oknum aparat, saat mengawal aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.
-
Seketika tim medis dari Polres Lampung Utara langsung memberikan pertolongan kepada mahasiswi yang pingsan tersebut.
-
Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung mengapresiasi penyampaian tuntutan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang disampaikan mahasiswa.
-
Pelayanan di gedung satu atap Pemerintahan Kota Bandar Lampung tetap berlangsung normal, meski terjadi demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
-
Para peserta sempat memberikan beberapa puisi kepada DPRD Kabupaten Lampung Utara.
Satu persatu membacakan langsung puisi mereka yang diciptakan.
-
intelektual NU Chepry Chaeruman Hutabarat menyampaikan, jika Omnibus Law bukan hanya sekadar masalah upah dan cuti seperti yang dinarasikan.
-
Meski tak bisa sepenuhnya memenuhi tuntutan massa aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menyampaikan janjinya.
-
Dalam mengamankan aksi aliansi mahasiswa lampung utara bergerak, pihaknya menurunkan sebanyak 250 personel dari POLRI.