Tribun Bandar Lampung

Sulap Lumpur Tinja Jadi Kompos, IPLT TPA Bakung Telan Dana Rp 3 Miliar

Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) baru di TPA Bakung pada 2021 nanti.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Kepala DLH Bandar Lampung Sahriwansyah. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) baru di TPA Bakung pada 2021 nanti.

Anggaran pembangunan IPLT di TPA Bakung mencapai Rp 3 miliar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung Sahriwansyah mengatakan, dana pembangunan IPLT tersebut bersumber dari APBN.

"Anggaran dari APBN. Pemkot hanya menerima hasil dan kemudian mengelolanya," ujarnya, Minggu (18/10/2020).

Menurutnya, pembangunan IPLT itu ditujukan untuk menggantikan IPLT Bakung yang dianggap tidak berfungsi maksimal dan sudah overkapasitas.

"Direncanakan IPLT Bakung yang baru akan dihadirkan dengan sistem mekanikal," jelasnya.

Baca juga: IPLT Bakung Overkapasitas, Pemkot Bandar Lampung Akan Bangun IPLT Baru Tahun Depan

Baca juga: Pemkot Anggarkan Rp 4,5 Miliar untuk Bangun Kolam Lindi di TPA Bakung

"Pembangunan IPLT yang baru untuk menggantikan IPLT Bakung yang lama dan dianggap tidak berfungsi maksimal karena hampir overkapasitas," kata dia.

"Kalau pengerjaannya Januari akan dilaksanakan," sambung dia.

Sebagai informasi, IPLT TPA Bakung rencananya dibangun pada 2020 ini.

Namun, pengerjaan tertunda akibat dampak dari pandemi Covid-19.

"IPLT berfungsi untuk menunjang TPA Bakung untuk mengelola lumpur tinja menjadi kompos," kata dia.

"Sehingga diharapkan TPA Bakung menjadi tempat pembuangan akhir yang lebih ramah lingkungan," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved