Al Quran Tak Dilalap Api di Dua Lokasi Kebakaran Hebat di Daerah Jawa
Ia mengatakan, kebakaran itu awalnya diketahui oleh pemiliknya sendiri yang saat itu sedang tidur, kemudian saat api mulai membesar, dia bersama kelua
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebuah Alquran tidak terbakar saat kebakaran hebat menghanguskan rumah Encep Zakarsih (62) di Dusun Ciluluk, RT 3/14, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Senin (19/10/2020) dini hari.
Alquran tersebut terlihat masih mulus.
Hanya terdapat sedikit bercakan hitam pada bagian bawah.
Namun, secara keseluruhan kondisi Alquran ini masih tampak sempurna dan masih bisa digunakan.
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto mengatakan, Alquran tersebut ditemukan oleh petugas Damkar setelah kobaran api berhasil dipadamkan.

Baca juga: Viral Diduga Rebutan Pacar, Sekelompok ABG di Ponorogo Terlibat Cekcok, Sampai Polisi Turun Tangan
Baca juga: Kebakaran Rumah di Segala Mider Bandar Lampung, Seluruh Perabot di Kamar Atas Ludes
Baca juga: Ungkap Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung, Kabareskrim Segera Tetaokan Tersangka
"Berkas-berkas yang lain termasuk rumah terbakar semua, sedangkan Alquran ditemukan masih utuh," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Bambang memastikan, Alquran tersebut masih bisa dibaca secara jelas karena sama sekali tidak terbakar, sehingga kondisinya pun masih utuh dan masih bisa digunakan.
"Alquran itu masih bisa terbaca dengan jelas," kata Bambang.
Padahal, rumah berukuran 4X6 meter persegi itu rata dengan tanah hingga material bangunan berantakan dan alat-alat rumah tangga pun ludes tak tersisa akibat kebakaran hebat yang terjadi pada pukul 02.15 itu.
"Alquran yang tidak terbakar itu ditemukan oleh Heri Priatna, petugas Damkar dari Unit Reaksi Cepat (URC) Damkar Wilayah Tanjungsari," ucapnya.
Bambang Rianto mengatakan, akibat kebakaran tersebut semua bangunan dan alat-alat rumah tangga hangus terbakar, tetapi beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Iya betul, rumah itu hangus semuanya. Kalau penyebabnya masih diselediki dulu. Mungkin itu ranahnya ada di pihak kepolisian," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Senin (19/10/2020).

TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Warga menunjukkan tumpukan Alquran, Berzanji, tasbih dan lainnya di lokasi kebakaran Kampung Gisikrejo RT 7 RW 1 Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara. Warga heran ketika seluruh barang ludes terbakar benda-benda tersebut masih terhitung utuh, Kamis (24/9/2020).
Selain itu, pihaknya juga bisa memastikan berapa jumlah kerugian akibat kejadian kebakaran ini, karena masih dilakukan pendataan. Namun, semua penghuni rumah tersebut terpaksa harus mengungsi.