Badak Lampung FC
Badak Lampung Segera Rapat Internal, Liga 2 2020 Dipastikan Lanjut Februari 2021
Dany Aulia memastikan, secepatnya manajemen Badak Lampung akan rapat internal untuk menyikapi surat pemberitahuan PT LIB soal kelanjutan Liga 2 2020.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Kedua, PSSI dan LIB secara intensif dan terus menerus melakukan koordinasi dengan Mabes Polri dan unsur terkait untuk mendapatkan izin menggelar penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan 2 tahun 2020 sesuai protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.
Ketiga, sebagaimana keputusan rapat komite eksekutif PSSI pada 28 Oktober 2020, PSSI memutuskan menunda pelaksanaan kompetisi Tahun 2020 dan akan dilanjutkan pada awal Tahun 2021.
Keempat, terkait hal tersebut di atas, LIB menjadwalkan kompetisi Liga 2 2020 akan dilaksanakan pada Februari-Maret 2021 dengan title Kompetisi Liga 2 2020/2021.
Kelima, format dan sistem kompetisi Liga 2 2020 tidak berubah seperti ketetapan sebelumnya, sedangkan jadwal pertandingan tetap dengan skema yang sama.
Namun, waktunya berubah memperhatikan prinsip waktu kick off pertama Liga 2 2020 digelar sepekan setelah kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan kembali.
Berikan Subsidi
Di poin keenam, ketentuan mengenai hak dan kewajiban antara klub dan pemain serta pelatih, sebagai konsekuensi dari penundaan kompetisi, akan dituangkan dalam surat keputusan PSSI, yang akan segera diterbitkan.
Poin ketujuh, apabila kompetisi berjalan sesuai rencana, pada Februari-Maret 2021, maka LIB menyampaikan subsidi kepada klub Liga 2 2020 sebagai berikut:
Babak penyisihan, besaran subsidi Rp 450 juta, diberikan dalam waktu tiga termin saat kompetisi berjalan.
Kompensasi penundaan, besaran subsidi Rp 100 juta, diberikan dalam waktu empat termin saat kompetisi berjalan.
Babak delapan besar, besaran subsidi Rp 200 juta, diberikan dalam waktu dua termin saat kompetisi berjalan.
Babak semifinal, besaran subsidi Rp 200 juta, diberikan dalam waktu dua termin saat kompetisi berjalan.
Babak final, untuk juara mendapat subsidi sebesar Rp 500 juta dan runner up Rp 300 juta dan diberikan setelah kompetisi selesai.
Tim Merugi
Sebelumnya diberitakan, keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1 dan Liga 2 2020, memundurkan kembali jadwal lanjutan kompetisi, membuat hampir semua tim merugi.