Badak Lampung FC

Badak Lampung Segera Rapat Internal, Liga 2 2020 Dipastikan Lanjut Februari 2021

Dany Aulia memastikan, secepatnya manajemen Badak Lampung akan rapat internal untuk menyikapi surat pemberitahuan PT LIB soal kelanjutan Liga 2 2020.

Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/M Hardiansyah Kusuma
Suasana latihan skuat Badak Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. Badak Lampung Segera Rapat Internal, Liga 2 2020 Dipastikan Lanjut Februari 2021. (Tribunlampung.co.id/M Hardiansyah Kusuma) 

"Lalu, yang kedua itu kami terima September 2020 sebesar Rp 150 juta."

"Itu potong pajak semua ya, jadi tidak murni dicairkan sebesar itu (Rp 250 juta dan Rp 150 juta)," jelas Dany Aulia.

Pada saat manager meeting bersama di Yogyakarta, beberapa waktu lalu, lanjut Dany, PT LIB juga menjanjikan 'uang tunggu' sebesar Rp 25 juta.

Namun, hingga saat ini, Dany mengaku belum menerima realisasi dari janji tersebut.

Pelatih Pulang

Di sisi lain, tak hanya pemain, staf dan official, yang libur, pelatih kepala Badak Lampung FC, Rafael Berges Marin, juga ikut libur dan akhirnya pulang ke negaranya, Spanyol.

"Pelatih pulang sejak Selasa (27/10/2020)," ucap Dany Aulia.

"Setelah kami rapat Sabtu (24/10/2020) malam, manajemen ambil sikap, meliburkan seluruh kegiatan sampai ada kejelasan kompetisi," jelas Dany Aulia.

Dany berharap, kompetisi Liga 2 2020 benar-benar dilanjutkan pada Februari 2020, meski waktunya akan sangat sedikit.

"Kalau hasil manager meeting di Yogyakarta kemarin itu, klub Liga 2 masih fifty-fifty, artinya ada yang menginginkan kompetisi Liga 2 2020 dilanjutkan tapi ada yang usul untuk kompetisi baru saja," terang Dany Aulia.

Hal tersebut terkait juga dengan kontrak pemain.

Mengenai kontrak pemain, Dany menyebut, masih menunggu kepastian lebih lanjut dari PT LIB.

"Kalau seandainya Liga 2 2020 dinyatakan tidak ada atau dibekukan, maka otomatis kan kontrak pemain gugur."

"Itu sudah ada dalam klausul kontrak setiap pemain profesional," tutur Dany Aulia.

Tetapi, Dany memastikan, jika manajemen Badak Lampung telah mencairkan dua kali down payment atau uang muka ke para pemain dan official.

"Mungkin hanya kami (Badak Lampung) di Liga 2, yang mencairkan dua kali down payment ke pemain," ucap Dany Aulia.

Janjikan Subsidi Klub

Sebelumnya, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita mengatakan, pihaknya telah membuat formula untuk memberikan tambahan subsidi buat klub Liga 1 dan Liga 2 2020.

PSSI dan PT LIB kembali menunda Liga 1 dan Liga 2 2020 hingga Februari 2021, sehingga saat ini klub dalam masa tunggu, yang mana tanpa ada kegiatan.

Tetapi, walaupun tak memiliki kegiatan, klub masih diwajibkan untuk membayar gaji para pemain hingga kompetisi kembali bergulir.

Bahkan kesepakatan itu telah disetujui oleh semua klub saat manager meeting bersama di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

PT LIB mengatakan, tetap mengusahakan akan memberikan subsidi kepada klub walaupun kompetisi kembali mengalami penundaan.

"Untuk masalah subsidi memang masih kami rumuskan," kata Akhmad Hadian Lukita kepada BolaSport.com, yang dikutip Tribunnews.com.

"Kalau masalah subsidi tambahan saat ini sedang kami pikirkan soal itu."

"Karena kami juga saat ini mencari cara yang tepat untuk masalah tersebut," ucap Akhmad Hadian Lukita.

Akhmad Hadian menyebut, sampai saat ini pihaknya tetap mendengarkan apa yang menjadi keluhan klub-klub.

(Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved