Festival Kopi Lampung 2020
Gubernur Arinal Ajak Semua Pihak Berinovasi Hilirisasi Kopi Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Seminar Kopi dan Temu Bisnis Kopi dalam rangkaian Festival Kopi Lampung 2020 di Ballroom Hotel Sheraton, Band
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Bayu Saputra
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Seminar Kopi dan Temu Bisnis Kopi dalam rangkaian Festival Kopi Lampung 2020 di Ballroom Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Kamis (5/11/2020).
Pembukaan seminar bertema "Meningkatkan Sektor Hilirisasi dan Pemasaran Kopi Lampung di Masa Pandemi Covid-19" itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Arinal.
"Saya mengajak semua pihak melakukan inovasi, termasuk dalam hilirisasi dan pemasaran kopi Lampung," kata Arinal.
Arinal menjelaskan, seluruh dunia sedang dilanda pandemi Covid-19.
Dampak dari pandemi ini juga mengakibatkan permasalahan pada sektor ekonomi, termasuk industri kopi.
Makanya diperlukan langkah-langkah untuk mengurangi dampak negatif pandemi ini.
Baca juga: Disperindag Sebut Festival Kopi Lampung untuk Geliatkan Minum Kopi
Baca juga: Pesan Satria Alam kepada Barista: Harus Ramu Kopi yang Nikmat dan Ramah
Dia berharap industri kopi di Provinsi Lampung dapat kembali bangkit dan Lampung terbaik dalam tata kelola dalam penanganan Covid-19.
Karena masyarakat Lampung tertib dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
"Tetapi ini bisa saja berubah, karena Indonesia ini luas," kata Arinal.
Arinal berharap semua pihak bersama-sama menerapkan protokol kesehatan dan melakukannya secara disiplin.
"Sehingga usaha kita sehari-hari seperti pendidikan, ekonomi, dan bisnis dapat berjalan normal," kata Arinal.
Menurutnya, ke depan harus ada pola dan perubahan agar kopi Lampung bangkit.
Apalagi Vietnam mampu menghasilkan kopi 7 ton per hektare, sedangkan Lampung hanya 0,7 ton per hektare.
"Saya akan membangun pelabuhan internasional di Pesisir Barat, mengingat kopi yang diekspor dari Lampung tidak hanya berasal dari Lampung, tetapi juga Sumatera Selatan dan Bengkulu," kata Arinal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/oknum-asn-pemprov-lampung-kena-ott-polisi-gubernur-arinal-serahkan-proses-hukum-ke-aparat1.jpg)