Banjir di Lampung
21 Titik di Bandar Lampung Dilanda Banjir, Satu Orang Dilaporkan Meninggal
Satu orang dilaporkan meninggal dunia saat wilayah Bandar Lampung terendam banjir.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 21 titik di Bandar Lampung dilanda genangan air hingga banjiir, Selasa (14/4/2026) malam.
- Satu orang dilaporkan meninggal dunia saat wilayah Bandar Lampung terendam banjir.
- Wilayah terdampak meliputi kawasan padat penduduk hingga jalur utama kota.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Sebanyak 21 titik di Bandar Lampung dilanda genangan air hingga banjiir, Selasa (14/4/2026) malam.
Satu orang dilaporkan meninggal dunia saat wilayah Bandar Lampung terendam banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Pemkot Bandar Lampung Idham Basyar Syahputra mengungkap sedikitnya 21 titik tersebar di berbagai kecamatan wilayah Kota Tapis Berseri mengalami genangan hingga banjir.
"Wilayah terdampak meliputi kawasan padat penduduk hingga jalur utama kota," ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Wilayah yang terdampak, Kaliawi Panca Jaya di Jalan Raden Fatah, Kaliawi Tanjung Karang Pusat, Kemiling/Pramuka, hingga Flyover Kimaja di Way Halim.
Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Percepat Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir
Selain itu, banjir juga dilaporkan merendam Pelita Enggal, Rajabasa Nunyai, Rajabasa Induk, Jagabaya 1, dan Gang Rombongan di Kedaton.
Titik lainnya RS Abdul Moeloek, Pasar Gintung Tanjung Karang Pusat, Kampung Sawah Brebes, Kedamaian Tanjung Karang Timur, Segala Mider, dan Jalan Teratai Way Halim Permai.
Genangan juga terjadi di Jalan Pangeran Antasari Sukabumi, Kelapa Tiga, Gang Timbangan Tanjung Karang Barat, Kota Sepang Way Halim, Jalan Sultan Agung, serta Kampung Balok Kelurahan Garuntang.
Dalam peristiwa ini, BPBD juga mencatat adanya korban jiwa. "Seorang warga bernama Ibu Dewi, yang berdomisili di Garuntang, dilaporkan meninggal dunia akibat banjir," ujarnya.
BPBD Pemkot Bandar Lampung masih terus melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak.
Petugas juga dikerahkan untuk membantu evakuasi warga serta memastikan kondisi genangan di sejumlah titik berangsur surut.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.
Hujan yang mengguyur kota Bandar Lampung sejak pukul 18.00 WIB menyebabkan sejumlah sungai dan gorong-gorong meluap.
Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas warga, terutama di Kelurahan Penengahan yang terdampak genangan.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga serta penanganan berjalan optimal.
Bandar Lampung
| Andri Sepdiyanto Temukan Jasad Istri Saat Menyelam di Rumah yang Terendam Banjir |
|
|---|
| Detik-detik Mencekam Banjir Bandang Terjang Rumah Andri, Istrinya Tak Selamat |
|
|---|
| Walhi Soroti Kerusakan Perbukitan Bandar Lampung sampai Banjir Berulang |
|
|---|
| Curah Hujan 75,2 MM Akibatkan 34 Lokasi Bandar Lampung Banjir, Longsor dan Korban Jiwa |
|
|---|
| Damkarmat Bantu Evakuasi Lansia dan Anak-anak yang Terjebak Banjir di Bandar Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/21-Titik-Wilayah-Bandar-Lampug-dilanda-banjir-satu-orang-dilaporkan-meninggal.jpg)