Ayo Bangkit UMKM Lampung

Owner Miezuno Bandar Lampung Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Ladang Rezeki, WFH Tingkatkan Omzet

Salah seorang pelaku UMKM di Bandar Lampung, Muharom, justru menilai pandemi Covid-19 mendatangkan rezeki.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Owner Miezuno, Muharom, bersama produknya. Owner Miezuno Bandar Lampung Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Ladang Rezeki, WFH Tingkatkan Omzet. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa) 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pandemi Covid-19 bukan halangan bagi pelaku UMKM di Bandar Lampung untuk terus berproduksi.

Salah seorang pelaku UMKM di Bandar Lampung, Muharom, justru menilai pandemi Covid-19 mendatangkan rezeki.

Bahkan, owner Miezuno tersebut mengaku, omzet penjualannya meningkat saat sebagian orang bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Dengan slogan makan praktis tetap higienis, Muharom mampu menarik perhatian kustomer di tengah pandemi Covid-19.

Namun demikian, Muharom mengaku, di awal pandemi Covid-19, sempat mengalami penurunan omzet penjualan.

Baca juga: Dewan Kopi Lampung Harap Pelaku UMKM di Bidang Perkopian Manfaatkan Media Sosial

Baca juga: Truk Tronton yang Terguling di Sukarame Bandar Lampung Sudah Sejak Rabu Malam

"Di awal-awal sempat turun omzet, mungkin karena masih baru pandemi Covid-19, pada takut gak ada yang keluar," ungkap Muharom, Kamis (5/11/2020).

Pria yang akrab disapa Arom tersebut menuturkan, dengan usaha dan doa, ternyata order pesanan Miezuno makin banyak, meski pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tidak keluar rumah.

"Alhamdulillah setelah beberapa saat, karena banyak yang di rumah saja, jadi banyak yang order makanan via online ke Miezuno," sebut Muharom.

Muharom mengatakan, Miezuno menawarkan berbagai macam olahan mie ayam dan bakso.

Di antaranya, mie ayam polos, mie ayam pangsit, mie ayam bakso, pangsit rebus, pangsit goreng, bakso urat, bakso porsian dan bakso kiloan.

"Untuk harganya relatif, mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 18 ribu, untuk bakso urat kiloan Rp 100 ribu," ujar Muharom.

Arom mengaku, awalnya membuka usaha Miezuno dari niat coba-coba di tahun 2010.

"Tapi sempat off karena sibuk kerja dan fokus jadi atlet baseball, baru mulai aktif lagi tahun 2019 sampai sekarang," terang Muharom.

Arom menuturkan, dapur Miezuno berada di Jalan Cut Nyak Dien Gang Bungsu, Kaliawi, Tanjungkarang Pusat Bandar Lampung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved