Breaking News:

Tribun Tulangbawang Barat

Tahun 2021, DLH Tulangbawang Barat Olah Sampah dan Kotoran Sapi Jadi Pupuk Organik Cair

Tahun depan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulangbawang Barat (Tubaba) akan mengoptimalkan penerapan pupuk organik cair atau Q-Mol kepada masyarakat.

Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter
Ilustrasi - Areal peternakan sapi di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung mampu menghasilkan biogas dan pupuk organik dari limbah kotoran sapi. Tahun 2021, DLH Tulangbawang Barat Olah Sampah dan Kotoran Sapi Jadi Pupuk Organik Cair. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter) 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Tahun depan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulangbawang Barat (Tubaba) akan mengoptimalkan penerapan pupuk organik cair atau Q-Mol kepada masyarakat.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Tubaba melalui Kasi Pengolahan Sampah Jony, mengatakan, pada awal 2020 pihaknya telah melakukan pelatihan pembuatan Q-Mol kepada masyarakat.

Pembuatan pupuk organik tersebut, kata Jony, memanfaatkan campuran sampah organik, daun-daunan, dan kotoran sapi.

"Hasilnya nanti tingkat kesuburan pada tanah lebih tinggi dan bebas dari penggunaan pupuk yang mengandung zat kimia,” terang Jony, Sabtu (07/11/2020).

Untuk tahun 2020 ini, lanjut dia, sebenarnya sudah mulai diterapkan, tetapi kurang optimal akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Menilik TPST 3R dan Pertamanan Unila, Mampu Produksi 1 Ton Pupuk Organik Sekali Pengolahan 

Baca juga: Bupati Tulangbawang Barat Ajak Tamu Bamboo Festival Jelajah Alam Susur Sungai

Karenanya, tahun 2021 pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah desa untuk membantu dalam menyukseskan program Q-Mol.

"Ini juga (program Q-Mol) tentunya akan membantu ekonomi masyarakat,” tandas Jony.

(Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved