Kasus Corona di Lampung
Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Tambahan di Bandar Lampung Target Tampung 300 Pasien
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menargetkan ruang isolasi pasien Covid-19 tambahan yang direncanakan bisa menampung 300 pasien.
Sebagai informasi, sebelumnya Pemkot Bandar Lampung meminta izin untuk menggunakan Asrama Haji Lampung sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.
Namun, permintaan tersebut diketahui belum mendapatkan izin dari pihak pengelola.
Petugas Medis per Sif
Herman HN mengatakan, pihaknya juga akan menyiagakan sejumlah tenaga kesehatan di tempat isolasi tambahan, yang akan disediakan.
"Dokter yang disediakan per sifnya tiga orang, sementara perawatnya 10 orang," tutur Herman HN.
Terkait prasarana medis, Herman menjawab, akan disesuaikan kebutuhan.
"Kalau alat medisnya ya seadanya saja dulu, namanya juga darurat," kata Herman HN.
Kemudian, terkait antisipasi penambahan pasien Covid-19 bergejala, di tengah penuhnya RS rujukan Covid-19, Herman meminta bantuan dan keterlibatan RS nonrujukan Covid-19.
"Tadi saya kumpulkan semua kepala rumah sakit. Kami harap sembari menunggu ketersediaan tempat isolasi tambahan, RS bisa saling bantu," kata Herman HN.
"Kalau ada tempat yang memungkinkan, kami ingin tempat itu dipinjamkan sementara untuk tempat isolasi," lanjut Herman HN.
Namun, saat RS rujukan masih tersedia tempat tidur, maka nanti akan saling isi.
"Nanti juga akan ada posko koordinasinya yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung," ucap Herman HN.
Ruang Isolasi Minim Aktivitas
Tribunlampung.co.id mencoba memastikan kondisi ruang isolasi yang RS rujukan Covid-19, yang dikabarkan penuh.
Pantauan Tribunlampung.co.id di RSUDAM, Kamis (12/11/2020), sekira pukul 11.30 WIB, dari kejauhan terlihat kondisi ruang isolasi sedikit aktivitas.