Berita Nasional
Uang Ratusan Juta Amblas, Oknum Dokter Puskesmas Pekalongan Dilaporkan ke Polisi
Uang ratusan juta tersebut telah ia bayarkan ke oknum kepala puskesmas yang mengaku bisa membantunya jadi PNS.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ngebet ingin jadi PNS, pria asal Pekalongan, Jawa Tengah tertipu ratusan juta oknum dokter puskesmas.
Riyanto (30) warga Desa Lambur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dijanjikan masuk PNS jika menyetor sejumlah uang.
Uang ratusan juta tersebut telah ia bayarkan ke oknum kepala puskesmas yang mengaku bisa membantunya jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Namun hingga kini kabar itu tak jelas.
Akhirnya, ia mengadukan kasus itu kepada kepolisian.
Riyanto kepada Tribun Jateng (grup Tribunlampung.co.id) menceritakan, pada 2015 ia tergiur tawaran Kustopo.
Menurutnya, Kustopo adalah seorang Kepala Puskesmas Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan.
Baca juga: Video Panas Dokter dan Bidan di Jember Viral, Terekam CCTV di Rumah Dinas
Baca juga: Perlakuan Nathalie Holscher yang Bikin Ibunda Sule Menangis
"Saya mengenal Kustopo karena pernah berobat di rumah prakteknya."
"Saat itulah saya ditawari. Kustopo bilang sekarang guru honorer sulit diangkat jadi PNS jika tidak lewat jalur uang," kata Riyanto, Kamis (12/11/2020) sore.
Dari tawaran tersebut, ia tergiur.
Kustopo berjanji akan membantunya hingga lolos jadi PNS.
"Kustopo siap membantu, namun harus ada syaratnya yaitu harus membayar uang senilai Rp 125 juta," imbuhnya.
Riyanto mengaku, syarat uang tersebut ia bayarkan sebanyak tiga kali.
Pertama, pada 2015 ia membayar Rp 50 juta.
Kedua, tahun 2017 menyetorkan uang tersebut sebanyak Rp 70 juta.