Breaking News:

Kota Metro Tribun Lampung

Dinas Kesehatan Tracing 13 Orang Kerabat dari Dua Pedagang di Pasar Kota Metro yang Positif Covid-19

asien 103, perempuan berinisial PFS usia 26 tahun dari Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Pasien sehari-harinya berjualan di pasar. Mulanya pada 7 November

Tribunlampung.co.id/Bayu
Ilustrasi : Dinas Kesehatan Kota Metro Tracing 13 Orang Kerabat dari Dua Pedagang di Pasar Kota Metro yang Positif Covid-19 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro tracing 13 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien 102 dan 103 yang merupakan pedagang pasar Metro.

Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Metro Redho Akbar mengatakan, tracing hanya dilakukan kepada keluarga dan kerabat dekat pasien, karena sejak 14 hari sebelum dikabarkan positif, keduanya mengaku tidak aktif berjualan.

Ia menjelaskan, delapan kerabat dan keluarga pasien 102 sudah menjalani rapid test dengan hasil non reaktif. Namun, satu minggu ke depan tim akan kembali melakukan rapid test. 

"Kalau untuk pasien 103 sebanyak lima orang. Ada satu orang yang hasil rapid testnya reaktif. Kita sudah lakukan swab dan masih menunggu hasilnya keluar," ujarnya mewakili Kepala Dinkes Metro, Selasa (17/11).

Untuk diketahui, pasien nomor 102, laki-laki berinisial SP usia 47 tahun dari Purwosari, Metro Utara. Merupakan seorang pedagang ikan yang mobilitasnya setiap hari ke Lamtim mengambil ikan. 

Pada 31 Oktober mengeluh demam dan berobat di Lamtim serta Metro. Kemudian pada 9 November diantar oleh keluarga ke RS dengan keluhan demam, pusing, dan lemas. Saat dirapid test hasilnya reaktif. Kemudian swab pada 11 November dinyatakan positif.

Wakil Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Metro AKB Retno Prihawati memimpin rapat koordinasi antisipasi penyebaran Covid-19 di aula kantor pemkot, Senin (26/10/2020).
Wakil Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Metro AKB Retno Prihawati memimpin rapat koordinasi antisipasi penyebaran Covid-19 di aula kantor pemkot, Senin (26/10/2020). (Tribunlampung.co.id/Indra)

Baca juga: Pembangunan Masjid dengan Biaya Rp 2,6 M di SMKN 2 Terbanggi Besar Tersendat Akibat Covid

Baca juga: Cegah Covid 19, Kodim 0410 Bandar Lampung Edukasi dan Awasi Prokes di Pasar Bambu Kuning

Sementara pasien 103, perempuan berinisial PFS usia 26 tahun dari Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Pasien sehari-harinya berjualan di pasar. Mulanya pada 7 November kakaknya datang dari Way Jepara Lamtim.

Pada 9 November, pasien melakukan kontrol kehamilan di klinik dengan keluhan hilang rasa penciuman dan rasa lidah. Kemudian dirujuk ke Puskesmas Metro dan dirapid test hasilnya reaktif. Lalu 10 November diswab dan 14 November hasilnya dinyatakan positif.  (*)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Romi Rinando
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved