Tribun Lampung Selatan
Pemkab Lampung Selatan Tunggu Arahan Pusat Soal Penerimaan PPPK di Tahun 2021
Pemkab Lampung Selatan mengaku belum mendapat informasi resmi terkait rencana pemerintah membuka penerimaan PPPK di Tahun 2021.
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Noval Andriansyah
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Pemkab Lampung Selatan mengaku belum mendapat informasi resmi terkait rencana pemerintah membuka penerimaan PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak di tahun 2021.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin.
“Sejauh ini belum ada pemberitahuan dan arahan dari pemintah pusat, kami masih menunggu,” kata Thamrin kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (22/11/2020).
Menurut Thamrin, sejauh ini, pemerintah daerah belum merumuskan usulan untuk penerimaan PPPK tersebut.
Karena, kata Thamrin, penerimaan PPPK ini nantinya akan terkait anggaran untuk proses penerimaan dan juga untuk gaji.
Baca juga: Tersedia Kuota 2.000 PPPK untuk Guru Honor di Bandar Lampung
Baca juga: Petugas Pilkada Lampung Selatan 2020 Pakai Baju APD Lengkap Datangi Pemilih yang Positif Covid-19
“Kami juga belum mengalokasikannya untuk di tahun 2021 bagi penerimaan PPPK ini. Kita masih menunggu,” ujar Thamrin.
Thamrin menegaskan, jika nantinya sudah ada surat pemeritahuan dan arahan dari pemerintah pusat tekait dengan penerimaan PPPK, pihaknya akan segera mengajukan usulan kebutuhan.
Di sisi lain, mengenai target Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan menerima 1 juta tenaga PPPK dari guru honorer di tahun 2021, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Latihan Daerah, Puji Sukanto mengatakan, sejauh ini untuk di Lampung Selatan ada.
Puji mengatakan, dalam waktu dekat akan ada rakornas dan kemudian akan ada verifikasi dan penetapan kuota untuk masing-masing daerah dan instansi.
“Kami menunggu hasil validasi dari Kemenpan RB dan SK penetapan kuota,” kata Puji Sukanto.
Puji menambahkan, terkait target 1 juta guru honorer untuk menjadi tenaga PPPK oleh Kemendikbud menjadi target kementerian.
Tetapi, lanjut Puji, untuk instansi dan daerah, menunggu penetapan dari Kemenpan RB.
“Dasar kami alokasi dan penetapan kuota dari Kemenpan RB nantinya,” tandas Puji Sukanto.
(Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)