Kasus Corona di Pringsewu

Pasien Covid-19 Meninggal Asal Pringsewu Punya Riwayat Hipertensi dan Cardiomegali

pasien Covid-19 meninggal ini Tuan S (60), yang tercatat sebagai P67 Covid-19 di Bumi Jejama Secancanan.

Tribunlampung.co.id/Didik
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr Nofli Yurni didampingi Kadiskominfo Samsir menginformasikan perkembangan terkini kasus Covid-19 di Pringsewu, Rabu, 25 November 2020. Pasien Covid-19 Meninggal Asal Pringsewu Punya Riwayat Hipertensi dan Cardiomegali 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu menyebutkan pasien terkonfirmasi positif virus corona yang meninggal punya riwayat penyakit bawaan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr Nofli Yurni mengungkapkan, pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan cardiomegali.

Ditambahkan Nofli, pasien Covid-19 meninggal ini Tuan S (60), yang tercatat sebagai P67 Covid-19 di Bumi Jejama Secancanan.

"Meninggal pada 24 November 2020, pukul 02.55 WIB di RSUD Pringsewu dan dimakamkan di Pringsewu dengan protap Covid-19," kata Nofli didampingi Kadiskominfo Samsir, Rabu, 25 November 2020.

Diketahui dengan meninggalnya S, jumlah pasien Covid-19 Kabupaten Pringsewu yang tewas bertambah menjadi dua.

Baca juga: Bupati Pringsewu Sujadi Ikut Hadiri Pemakaman Jenazah Covid -19, Kasus Kematian Bertambah 2 Orang 

Baca juga: Artis Vernita Ngaku Sekali Kencan Rp 20 Juta, Baru Ngobrol di Kamar Hotel di Lampung Sudah Digerebek

Pasien meninggal dunia sebelumnya adalah P39, Tuan H (57) merupakan warga Kecamatan Pagelaran. Pasien H mempunyai riwayat penyakit DM Type 2 dan Hipertensi.

Jenazah H juga dimakamkan dengan protap Covid-19 pada 12 November 2020.

Bupati Pringsewu Sujadi menghadiri dan menyaksikan langsung pemakaman keduanya.

Sujadi mengatakan bila pemakaman sudah dilaksanakan secara protokol Covid-19, termasuk pemulasaran jenazah oleh petugas rumah sakit.

"Alhamdulillah hari ini pemakaman bisa disaksikan kita semua mulai dari lurah, uspika, dan saya sendiri Bupati Pringsewu menyaksikan sebagai tanggung jawab untuk kesemuanya," tutur Sujadi, Selasa, 24 November 2020 kemarin.

Dia pun menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Serta mendoakan almarhumah.

"Semoga arwahnya diterima oleh Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya," ujarnya.
Sujadi mengapresiasi  seluruh petugas yang sudah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Dia berpesan kepada seluruh warga Kabupaten Pringsewu untuk selalu disiplin protokol kesehatan.

Yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Mudah-mudahan kita bisa ikhtiar, Covid-19 (Pringsewu) tidak akan berkembang (lagi)," tukasnya. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan Cahyono)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved