Tribun Lampung Selatan

Pengajuan Pupuk Bersubsidi Tahun 2021 Sepenuhnya Menggunakan e-RDKK

Menurut Puji untuk mengupload kebutuhan pupuk pada sistem e-RDKK ini batas akhirnya tanggal 28 November ini.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
net
Ilustrasi - Pupuk. Pengajuan Pupuk Bersubsidi Tahun 2021 Sepenuhnya Menggunakan e-RDKK 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Pengajuan kebutuhan pupuk bersubsidi oleh petani untuk tahun 2021, sepenuhnya menggunakan e-RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok) berbasis online/aplikasi.

Hal ini ditegaskan oleh Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Lampung Selatan, Puji Astuti kepada Tribunlampung, Rabu (25/11/2020).

“Untuk pengajuan kebutuhan pupuk subsidi tahun 2021, telah menggunakan siste e-RDKK. Jika tidak masuk dalam e-RDKK, tentu tidak mendapatkan pupuk subsidi. Alokasi pun sesuai dengan data yang di upload pada e-RDKK,” ujar dirinya.

Menurut Puji untuk mengupload kebutuhan pupuk pada sistem e-RDKK ini batas akhirnya tanggal 28 November ini.

Untuk di Lampung Selatan, lanjutnya, sudah hampir seluruh kelompok telah memasukan data (upload) kebutuhan pupuk ke RDKK.

Baca juga: Masih Banyak Petani di Lampung Selatan Belum Paham e-RDKK pada Pengajuan Pupuk Bersubsidi

Baca juga: BNNP Tes Urine di 9 Dinas Pemprov Lampung, 4 Pejabat Positif

Lebih lanjut dirinya mengatakan, petani tidak perlu khawatir.

Karena untuk melakukan upload data kebutuhan pupuk pada e-RDKK akan dibantu oleh petugas dinas TPPH yang ada di Kecamatan.

“Untuk upload data kebutuhan pupuk subsidi ke e-RDKK ini akan dibantu oleh petugas. Petani/kelompok membuat usulan kebutuhan definitif (RDKK) mereka. Jika tidak bisa upload. Nanti petugas kita yang akan mengupload ke e-RDKK,” kata Puji Astuti.

Ditegaskannya, untuk data yang telah diupload pada e-RDKK tidak lagi bisa untuk dirubah. Karenanya petani perlu melakukan manajeen penggunaan pupuk dengan baik.

Terkait dengan ketersediaan pupuk untuk tanam rendeng (penghujan) pada akhir tahun ini.

Puji mengatakan, untuk stok di kios cukup.

Petani pun sebagian telah melakukan persiapan dan penebusan pupuk subsidi untuk tanam rendeng.

Menurut dirinya, kebutuhan pupuk tertinggi untuk tanam rendeng ini ada di bulan Januari mendatang.

“Kalau untuk bulan Januari nanti, alokasi tahun 2021 sudah akan bisa turun. Jadi petani tidak perlu khawatir untuk ketersediaan pupuk pada musim tanam rendeng ini,” tegas Puji Astuti. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved