Pesawaran

Libur Natal 2020, Pantai Mutun Pesawaran Diserbu Pengunjung dari Jambi dan Jakarta

Akhir pekan bertepatan libur Natal 2020, lokasi wisata di Pantai Mutun Pesawaran, ramai pengunjung.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Suasana di tempat wisata Pantai Mutun Pesawaran pada Minggu (26/12/2020) ramai pengunjung. Bahkan, sejumlah pengunjung yang datang ada yang berasal dari Jambi, Palembang dan Jakarta. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Akhir pekan ini bertepatan libur Natal 2020, tempat wisata di Pantai Mutun Pesawaran, ramai pengunjung.

Pantauan Tribunlampung.co.id, Minggu (27/12/2020), tak sedikit pengunjung yang datang secara rombongan menggunakan bus.

Saat memasuki tempat wisata, ada pemeriksaan terkait protokol kesehatan seperti penggunaan masker.

Baca juga: Pantai Mutun Pesawaran Tutup saat Malam Pergantian Tahun 2020

Baca juga: Grup Astra Lampung Gelar Aksi Semangat Kurangi Plastik di Pantai Mutun

Namun, saat berada di dalam tempat wisata, terlihat pengunjung mengabaikan jaga jarak dan juga penggunaan masker.

Satu di antara pengunjung Pantai Mutun asal Bandar Lampung Rohana mengatakan, ia datang bersama keluarga besarnya dari Jakarta.

"Keluarga ingin main ke pantai, kami sih tetap mengutamakan prokes (protokol kesehatan), tidak berkerumun dan juga membawa perlengkapan makan sendiri," tutur Rohana, Minggu.

Namun, kata Rohana, lantara mengajak anak-anak, sangat sulit untuk tetap menggunakan masker terlebih saat bermain di air.

"Berharap nggak kenapa-kenapa dan selesai bermain di pantai langsung membersihkan diri juga pakai hand sanitizer," papar Rohana.

Sementara itu, pengunjung lainnya yang datang bersama rombongan teman-temannya, Jono, berharap tidak terjadi penularan Covid-19 di pantai.

Baca juga: Korban Tewas Duel Maut di Pesawaran Dimakamkan, Lawannya Jalani Operasi

Baca juga: Belum Diketahui Motif 2 Pria Paruh Baya di Pesawaran Duel di Kebun hingga Merenggut Korban Jiwa  

"Di rumah terus juga bosan, kami yang pastinya juga berusaha tetap menerapkan prokes."

"Tapi kalau lagi berenang masak iya mau pakai masker," tukas Jono.

Manajemen Pantai Mutun Aan mengatakan, selama libur Nataru diakuinya memang ramai.

Namun begitu, pihaknya tetap melakukan pembatasan tamu agar tidak terjadi penumpukan.

"Ini menyesuaikan peraturan daerah yang menetapkan isi tempat wisata maksimal hanya 50 persen dari daya tampung."

"Kami juga berusaha memaksimalkan protokol kesehatan," aku Aan.

Pengunjung, sebut Aan, ada yang datang dari luar kota seperti Jambi, Palembang dan Jakarta.

"Tim gugus ada yang standby setiap harinya data pagi hari."

"Me-rapid test pengunjung luar daerah kayak Palembang, Jambi atau Jakarta."

"Itupun dilihat dulu surat rapid testnya, kalau ada boleh masuk, kalau tidak ada dirapid test dulu perwakilan dari pengunjungnya," jelas Aan.

Saat satgas meminta pengunjung berputar balik, terusnya, pihak pengelola pantai juga tidak menghalangi karena memang satgas turut melakukan pemantauan.

Mengenai puncak malam pergantian tahun, di Pantai Mutun akan ditutup yakni pada 31 Desember 2020 pukul 08.00 WIB sampai 1 Januari 2020 pukul 08.00 WIB.

"Setelah pukul 08.00 WIB (1 Januari 2021), sudah boleh buka kembali," tandas Aan.

Baca juga: 2 Pria Paruh Baya di Pesawaran Duel di Kebun, Satu Tewas dan Satu Lagi Kritis

Baca juga: Geger, Warga Temukan Jenazah Perempuan Tergeletak di Jalinbar Pesawaran

(Tribunlampung.co.id / Sulis Setia Markhamah)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved