Berita Nasional
Sosok Mbah Kung, Kakek Sugiono Indonesia yang Meninggal Dunia
Sosok Mbah Kung, Kakek Sugiono Indonesia yang meninggal dunia karena penyakit paru-paru, Senin (28/12/2020).
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sosok Mbah Kung atau Kakek Sugiono Indonesia yang meninggal dunia Senin (28/12/2020).
Mbah Kung meninggal dunia pada usia 70 tahun.
Mbah Kung sempat dirawat RSUD Tugurejo Semarang dan diketahui menderita penyakit paru-paru.
Kabar meninggalnya Mbah Kung kali pertama diunggah akun Instagram vokalis Serempet Gudal, @sela_good lewat dari InstaStory.
Baca juga: Momen Romantis Ayu Ting Ting dan Adit Rayakan Malam Tahun Baru, Dikomentari Artis
Baca juga: Gadis 15 Tahun Dinikahkan Ayahnya Hanya Gara-gara Sering Chatting
Saat dikonfirmasi Tribun Jateng, Sela menjelaskan sempat dikirimi sebuah video saat Mbah Kung dirawat di rumah sakit.
"Nggih, meninggal. Terakhir ngirim video. Suruh nyebarin, tapi saya ndak tegel (saya tidak tega)," jawabnya singkat.
Lantas, siapakah sosok Mbah Kung yang dikenal warganet sebagai kakek pemersatu bangsa ini?
Berikut sosok Mbah Kung sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari wawancara eksklusif yang pernah dilakukan Tribun Jateng pada Juni 2020:
1. Biodata Mbah Kung
Nama asli Mbah Kung adalah Hamid Hendrawan.
Baca juga: Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya Ternyata WNI, Ditangkap di Jawa Barat
Baca juga: Artis Gisel dan MYD Disarankan Pelapor Minta Maaf pada Rakyat Indonesia
Walau lahir di Surabaya, Mbah Kung asli Kabupaten Jepara dan kini menjadi warga Kota Semarang.
Dalam kehidupan keluarga, Mbah Kung sudah memiliki tiga istri yang tinggal di Semarang, Jepara, dan Surabaya.
Dari masing-masing istri, Mbah Kung juga sudah punya anak.
2. Viral di Media Sosial
Nama Mbah Kung di media sosial setelah mengunggah foto dan video sedang duduk berdekatan dengan para perempuan.
Rupanya, tujuan Mbah Kung membuat video dan foto itu semata-mata hanya untuk menghibur warganet.
"Saya hanya ingin menghibur netizen saja. Termasuk kalau bikin video Tiktok lucu-lucuan juga," ucapnya.
Terkait kedekatannya dengan sejumlah perempuan, Mbah Kung mengaku tak punya resep khusus.
"Modal saya hanya komunikasi yang baik hingga membuat wanita nyaman," ujar dia, dikutip dari Tribun Jateng.
3. Pekerjaan
Masih dari wawancara Tribun Jateng, Mbah Kung mengaku tidak memiliki pekerjaan sehari-hari yang tetap.
Terkadang, ia narasumber di sebuah acara atau menjajakan sebuah parfum.
Kemudian, Mbah Kung juga menjadi pengisi acara di sebuah tempat hiburan malam.
Walau tak pasti, Mbah Kung memiliki prinsip, pekerjaan apapun dilakukannya asal halal dan tidak mencuri.
Di masa mudanya, Mbah Kung pernah menjadi kuli, pengamen di bus, dan lainnya.
"Sebagai laki-laki itu harus mau rekoso saat muda. Jadi setelah tua nanti tinggal menikmati hasilnya," ujar dia.
4. Respons keluarga dan keinginan untuk berhenti
Mbah Kung juga membeberkan reaksi keluarga terkait gaya hidup yang dijalani.
Ia mengaku telah banyak mendapat nasihat dari keluarganya.
"Namun saya tetap berprinsip tetap menjadi seorang laki-laki yang bertanggung jawab untuk keluarganya," kata Mbah Kung.
Bentuk tanggung jawab itu dilakoni Mbah Kung dengan tidak menelantarkan keluarga.
Ia tetap memberikan nafkah kepada keluarga dan menyekolahkan anak.
"Pokoknya uang dari hasil kerja saya yang utama untuk anak istri dahulu. Sisanya baru untuk senang-senang," ucapnya.
Sebenarnya, dalam lubuk hati yang paling dalam, Mbah Kung ingin berhenti menjalani hidup seperti ini.
Sebab, ia merasa malu dengan anak, tetangga, dan orang-orang yang dikenal.
5. Pesan untuk pengikutnya
Dalam wawancara itu, Mbah Kung berpesan agar warganet tidak menghakimi dirinya.
Bagi Mbah Kung, hidupnya tidak menyakiti orang lain dan lebih baik apabila bisa membahagiakan orang lain.
"Jangan bikin susah orang lain. Kita hidup harus memberikan manfaat dan kebahagiaan."
"Lebih baik makan singkong tapi beneran, daripada makan burger hanya di angan-angan," ungkapnya.
Mbah Kung juga tidak mempersalahkan jika ada orang yang memanfaatkan ketenarannya untuk hal positif.
Namun, ketika hal tersebut merugikan, tentu Mbah Kung akan bertindak.
"Ya memang orang banyak kenal saya karena banyak dekat dengan wanita cantik. Tapi tolong itu dimanfaatkan dengan benar."
"Contohnya foto saya untuk buat kaos Mbah Kung Lovers. Itu bagus."
"Artinya viralnya saya di dunia maya bisa mendatangkan rezeki untuk orang lain."
"Tapi kalau justru merugikan saya, pasti saya akan bertindak," kata Mbah Kung.
Dia berharap kepada para warganet untuk tidak menghakiminya di media sosial, tanpa tahu sosok Mbah Kung yang sebenarnya.
Sebab, apa yang dilakukannya saat ini semata-mata hanya ingin memiliki banyak teman.
"Mbah Kung jangan selalu dicap negatif. Mbah Kung ini cuma ingin punya banyak teman."
Baca juga: Ifan Seventeen Siap Move On, Unggah Potret Bareng Citra Monica
Baca juga: Pemain Drama Korea Crash Landing On You Hyun Bin dan Son Ye Jin Berpacaran
"Karena prinsip saya tidak ingin menyengsarakan orang lain. Justru kalau bisa membahagiakan orang lain," tutupnya.
(Tribunnews.com/Sri Juliati, Tribun Jateng/faisal affan)
Artikel ini telah tayang di Tribun Jakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mbah-kung-kakek-sugiono-indonesia-semasa-hidup.jpg)