Sriwijaya Air SJ182 Hilang Kontak
3 Warganya Jadi Korban Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Bupati Umar Ahmad Fasilitasi Keluarga
Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba), akan memfasilitasi keluarga korban Sriwijaya Air Jakarta Surabaya jatuh, ke posko crisis center.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Noval Andriansyah
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba), akan memfasilitasi keluarga korban Sriwijaya Air Jakarta Surabaya jatuh, ke posko crisis center di Jakarta.
Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad mengatakan, pihaknya melalui Dinas Perhubungan akan memfasilitasi keluarga korban untuk berangkat ke posko crisis center di Terminal II Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
Menurut Umar Ahmad, Pemkab Tubaba telah menyerahkan data ketiga penumpang asal Tubaba itu kepada Dinas Perhubungan Lampung.
Baca juga: Kronologi Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Sempat Delay hingga Hilang Kontak
Baca juga: Unggahan Terakhir Ratih Windania, Diduga Korban Sriwijaya Air Jakarta Pontianak Jatuh
"Atas nama pribadi dan Pemkab Tubaba, kita doakan agar keluarga korban dapat tabah menerima kenyataan yang terjadi."
"Semua ini sudah kehendak Allah SWT," ucap Umar Ahmad.
Sejauh ini, pihak keluarga korban bersama aparatur tiyuh setempat sedang menunggu informasi kepastian dari pihak terkait.
Jadi Korban
Sebelumnya diberitakan, tiga warga Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, menjadi korban Sriwijaya Air Jakarta Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) sore.
Mereka bagian dari total 62 orang penumpang Sriwijaya Air Jakarta Pontianak jatuh setelah sebelumnya hilang kontak empat menit pascalepas landas.
Baca juga: Keluarga Kapten Afwan Pilot Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Berharap Mukjizat
Baca juga: Pegawai Kemenag Batal Ikut Sriwijaya Air Jakarta Pontianak Jatuh karena PCR Swab
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu, antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.
Pesawat hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, empat menit setelah terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Di dalamnya terdapat 40 orang penumpang dewasa, tujuh anak, tiga bayi, serta 12 kru pesawat, mulai dari pilot, co-pilot, dan pramugari.
Dalam berita Sriwijaya Air hari ini, hasil penelusuran reporter Tribunlampung.co.id, tiga warga Tubaba yang merupakan penumpang Sriwijaya Air nahas itu adalah Sugiono Effendy, Yohanes, dan Pipit Piyono.
Dalam data manifes penumpang, ketiganya tertulis sebagai Mr Sugiono Effendy IN099 TKG, Mr Yohanes IN099 TKG, dan Mr Pipit Piyono IN099 TKG.