Sriwijaya Air SJ182 Hilang Kontak
3 Warganya Jadi Korban Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Bupati Umar Ahmad Fasilitasi Keluarga
Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba), akan memfasilitasi keluarga korban Sriwijaya Air Jakarta Surabaya jatuh, ke posko crisis center.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Noval Andriansyah
Sugiono Effendi, Yohanes, dan Pipit Piyono merupakan warga Tiyuh (Desa) Toto Makmur, Kecamatan Batu Putih, Tubaba. Sugiono Effendi dari RT 5 RW 2, sedangkan Yohanes dan Pipit Piyono dari RT 4 RW 2.
"Iya benar (tiga warga Toto Makmur penumpang Sriwijaya Air)," kata Eko Febrianto (30), carik atau juru tulis Tiyuh Toto Makmur melalui ponsel, Sabtu malam.
Menurut Eko, ketiga korban Sriwijaya Air Jakarta Pontianak jatuh itu bukan satu keluarga, melainkan hanya tinggal di satu tiyuh.
Ia mengungkapkan ketiganya terbang ke Pontianak, Kalimantan Barat, dengan tujuan bekerja sebagai buruh bangunan untuk sebuah proyek.
"Dua orang itu (Yohanes dan Pipit Piyono) ke sana (Pontianak) karena diajak oleh Sugiono Effendi. Kalau dia (Sugiono Effendi), memang sudah lama di Pontianak. Dia bosnya, bawa dua orang itu," jelas Eko.
Jika informasi ini benar, maka Sugiono Effendi, Yohanes, dan Pipit Piyono kemungkinan besar adalah penumpang dari Bandara Radin Inten II, Natar, Lampung Selatan.
Mereka hendak ke Pontianak dengan transit terlebih dahulu di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, merujuk kode TKG pada data manifes penumpang.
Merujuk sejumlah sumber, TKG merupakan kode penerbangan resmi Bandara Radin Inten II yang berlokasi di Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
TKG adalah singkatan dari Tanjungkarang, yang biasa digunakan untuk menyebut penerbangan dari dan menuju Lampung.
General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Raden Inten II M Hendra Irawan menyatakan sudah mendengar kabar adanya tiga penumpang asal Lampung di pesawat yang hilang kontak itu.
Namun, menurut dia, pihak yang bisa memastikan adalah maskapai Sriwijaya Air.
District Manager Sriwijaya Air Lampung Darmando Purba juga telah mendengar kabar mengenai adanya tiga penumpang asal Lampung yang berada di pesawat tersebut.
Akan tetapi, pihaknya masih menunggu kebenaran kabar itu dari manajemen pusat.
Jika melihat data manifes penumpang, selain tiga orang dengan kode TKG yang dikabarkan dari Lampung, tidak ada lagi penumpang lainnya dengan tambahan kode penerbangan di belakang nama.
Adapun nama-nama penumpang lainnya antara lain Paulus Yulius Kollo, Indra Wibowo, Aisah Dewi Handayani, Rifqi Maulana, Yulianto, Suyanto, Riyanto, Angga Fernanda Afrion, dan Rion Yogatama. Kemudian Arifin Ilyas, Panca Widia Nursanti, Beben Sopian, Razanah, Sarah Beatrice Alomau, Feliks Wenggo, Yohanes Suherdi, Ricko, Arneta Fauzia, Fao Nuntius Zai, Zurisya Zuar Zai, dan Umbu Kristin Zai.