Berita Nasional

Vaksin Covid-19 hingga Hari Ketiga Diklaim Tak Ada Laporan soal Efek Samping Vaksin

Penerima vaksin Covid-19 diklaim tak merasakan adanya keluhan berarti setelah mendapat suntikan vaksin

Tribunnews.com
Presiden Jokowi Divaksin Pertama Kali: Gak Terasa Sama Sekali 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah mengklaim hingga hari ketiga setelah pemberian vaksin Covid-19 di Indonesia tak ada keluhan mengenai efek samping vaksin.

Penerima vaksin Covid-19 diklaim tak merasakan adanya keluhan berarti setelah mendapat suntikan vaksin yang dimulai pada Rabu (13/1/2021) di sejumlah daerah.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sejauh ini tidak ada efek samping yang dilaporkan penerima vaksin.

Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah dimulai pada Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Raffi Ahmad Pesta Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Polisi Sebut Acara Keluarga Bersifat Privat

Baca juga: MUI Pastikan Vaksin Covid-19 Sinovac Suci dan Halal

Dengan demikian, hari ini, Jumat (15/1/2021), merupakan hari ketiga pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

"Tidak ada efek samping pada semua yang menerima vakasin dari hari pertama sampai kemarin," kata Nadia kepada Kompas.com, Jumat.

Akan tetapi, Nadia mengaku belum menerima data jumlah sementara penerima vaksin Covid-19.

Untuk vaksinasi pada akhir pekan besok, akan tetapi berlangsung, meski sebagian vaksinator (orang yang menyuntikkan vaksin) libur.

"(Sabtu-Minggu) Ada jadwalnya, tapi sebagian libur," jelas dia.

Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo sebagai orang pertama yang mendapatkan suntikan vaksin virus corona.

Selanjutnya, vaksinasi akan dilakukan serentak di seluruh provinsi secara bertahap.

Berbeda dari beberapa negara yang memprioritaskan golongan lanjut usia, vaksinasi di Indonesia mendahulukan kalangan usia produktif, yaitu rentang 18-59 tahun.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, vaksin saat ini ditujukan bagi mereka yang masuk dalam golongan risiko tinggi.

Sementara, untuk vaksin yang ditujukan pada kalangan lanjut usia perlu pengembangan lebih jauh.

"Kami ingin memastikan keamanannya. Namun pemerintah berkomitmen untuk memperluas ruang lingkup program vaksinasi," kata Wiku dalam International Media Briefing di Gedung BNPB, Kamis (14/1/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved