Sriwijaya Air SJ182 Hilang Kontak
Keinginan Terakhir Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung, Pipit Minta Dikuburkan di Sebelah Anak
pihak keluarga saat itu tidak berfirasat apapun atas apa yang disampaikan Pipit Piyono sebelum pergi meninggalkan rumah.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
Dia memastikan, tidak hanya pada jenazah almarhum Pipit Piyono yang difasilitasi, untuk proses jenazah Yohanes dan Sugiono Efendi juga akan mendapatkan fasilitas yang sama.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menambahkan, terkait dua jenazah lainnya yang belum teridentifikasi, sampai saat ini pihaknya terus melakukan pengawalan.
"Berapa hari ini masih terus dilakukan identifikasi, karena memang ada data ante mortem. Mudah-mudahan dua jenazah lagi yang belum teridentifikasi ini segera teridentifikasi. Dari tim DVI kami terus bekerja," tandas dia.
Istri dan Kakak Korban Mendampingi
Jenazah Pipit Piyono, korban Sriwijaya Air Sj 182 asal Tulangbawang Barat, tiba di Terminal Kargo, Bandara Raden Inten II Lampung sekitar pukul 13.30 WIB.
Jenazah tiba menggunakan maskapai Batik Air ID 6712.
Nampak istri korban Neli Handayani bersama kakak korban Dwi turut mendampingi kedatangan jenazah di Terminal Kargo Bandara.
Namun istrinya enggan memberikan komentar berkaitan almarhum suaminya.
Peti jenazah Pipit Piyono (sebelumnya ditulis Pipit Priyono) berada di dalam mobil ambulans berwarna silver.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dalam serah terima jenazah kepada keluarga korban dari Tulangbawang Barat yang sudah menanti di Terminal Kargo mengatakan, baru satu dari tiga jenazah korban Sriwijaya Air asal Lampung penerbangan Jakarta-Pontianak yang berhasil diidentifikasi.
Dari tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Lampung bersama tim trauma healing telah melakukan pengambilan sampel DNA pada Minggu 10 Januari 2021 terhadap tiga keluarga korban yang berada di Toto Makmur Kecamatan Batu Putih, Tulangbawang Barat (Tubaba).
"Dari hasil identifikasi, kemarin Kamis 14 Januari berhasil teridentifikasi dari bagian tubuh yang ada, atas nama almarhum Pipit Piyono," jelas Pandra.
Hingga kemudian jenazah diberangkatkan ke Lampung dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Raden Inten II Lampung hari ini.
"Pihak keluarga yang turut mendampingi dari awal ada istri korban Ibu Neli dan Saudara Dwi," imbuh dia.
Namun yang hadir dalam penyambutan jenazah Pipit juga ada dari keluarga Almarhum Yohanes, korban Sriwijaya Air lainnya yang belum berhasil diidentifikasi.