Gempa Mag 5.4 Guncang Tanggamus, Dirasakan hingga Bandar Lampung
Gempa Mag 5.4 guncang Tanggamus, dirasakan hingga Telukbentung Bandar Lampung tak berpontensi tsunami
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Nanda Yustizar Ramdani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Gempa Mag 5.4 guncang Tanggamus Sabtu 16 Januari 2021 pukul 16.26 WIB.
Menurut BMKG, pusat gempa di laut, 138 km Barat Daya Tanggamus, kedalaman 45 Km.
"Dirasakan (MMI) II-III Liwa, II-III Tanggamus, II-III Bandar Lampung, II-III Pesawaran, II-III Teluk Betung," tulis BMKG dalam keterangannya.
Semtara itu, Kepala BPBD Lampung Barat Maidar menyampaikan, belum ada laporan kerusakan dari masyarakat dampak dari gempa bumi di Samudera Hindia Pantai Barat Sumatra.
Terjadi gempa bumi tektonik 5,4 magnitudo yang mengguncang wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatra, Sabtu (16/1/2021) pukul 16:26:43 WIB.
"Sampai saat ini belum ada laporan masyarakat terkait dampak dari gempa bumi," kata Maidar via pesan WhatsApp kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu (16/1/2021) malam.
Baca juga: Gempa Bumi Guncang Majene Sulawesi Barat, Dipicu Getaran Mamuju Thrust
Baca juga: Gempa Bumi M 3,4 di Natar Lampung Selatan, BMKG Sebut Tidak Ada Gempa Susulan
Baca juga: Bangun Tidur, Warga Balik Bukit Lampung Barat Kaget 2 Motornya Lenyap
Baca juga: Terdakwa Jual Tumpukan Kayu Hasil Pembalakan Liar di Hutan Lindung Lampung Barat Rp 1,7 Juta
Tak Potensi Tsunami
Peristiwa gempa bumi yang terjadi di Samudera Hindia Pantai Barat Sumatra sekira pukul 16:26:43 WIB, Sabtu (16/1/2021), tidak berpotensi tsunami.
Hal tersebut disampaikan Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudy Haryanto.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ungkap Rudy Haryanto dalam pesan WhatsApp, Sabtu malam.
Rudy mengimbau, agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya.
Rudy pun menjelaskan, berdasarkan hasil analisis BMKG, menunjukkan gempa bumi memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,3.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,49 LS dan 103,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 145 km arah Selatan Kota Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung pada kedalaman 43 km.
Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.