Breaking News:

Pesawaran

Polsek Tegineneng Pesawaran Larang Kegiatan yang Timbulkan Kerumunan Massa

Polsek Tegineneng melaksanakan koordinasi dengan Camat Tegineneng terkait situasi pandemi Covid-19 di wilayah kecamatan di Pesawaran itu.

Dokumentasi Polisi
Jajaran Polsek Tegineneng Pesawaran saat memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menghentikan sementara kegiatan yang bersifat menimbulkan kerumunan massa. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Polsek Tegineneng melaksanakan koordinasi dengan Camat Tegineneng terkait situasi pandemi Covid-19 di wilayah kecamatan di Pesawaran tersebut.

Kapolsek Tegineneng AKP Abdul Roni didampingi Camat Syahruddin mengungkapkan, bila koordinasi tersebut untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

"Untuk mengurangi penyebaran Covid-19 agar kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang dihentikan," kata AKP Abdul Roni melalui Humas Polres Pesawaran, Minggu, 17 Januari 2021.

Baca juga: Penerima Vaksinasi Covid-19 Tak Bisa Donor Darah Selama 6 Minggu, Apa Sebabnya?

Baca juga: Pemakaman Pasien Covid-19 di Lampung Timur Dikawal Ketat TNI dan Polisi

Kegiatan koordinasi itu, tambah dia, dipusatkan di Desa Batang Hari Ogan, Kecamatan Tegineneng.

Ditambahkan Abdul, kegiatan yang dimaksud mengumpulkan orang itu seperti organ tunggal, kegiatan rumah ibadah dan hajatan.

"Melarang seluruh giat masyarakat yang akan menimbulkan kerumunan massa," sebut AKP Abdul Roni.

Dia berharap, masyarakat dapat memaklumi, mengingat kondisi pandemi yang dapat membahayakan warga itu sendiri.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pesawaran dr Aila Karyus mengungkapkan, jumlah kasus Covid-19 Bumi Andan Jejama sebanyak 336 kasus.

Jumlah itu yang terdata hingga 13 Januari 2021.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Lampung, 75 Nakes di Pesawaran Dilatih Vaksinator Selama Tiga Hari

Baca juga: Gempa Tektonik 3,8 SR di Pesawaran Terasa Sampai Kemiling, BMKG: Tak Ada Dampak Kerusakan

Sedangkan kematian yang diakibatkan oleh Covid-19 hingga 13 Januari 2021, terdata sebanyak 15 kasus.

(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved