Berita Nasional

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Sabu, Pemuda Bakar Seprei di Kamar

Seorang pemuda nekat membakar seprei rumahnya hingga menyebabkan kebakaran hebat yang menghanguskan 18 rumah di Palembang.

Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Ilustrasi. Seorang pemuda nekat membakar seprei rumahnya hingga menyebabkan kebakaran hebat yang menghanguskan 18 rumah di Palembang. 

Akibatnya bogem mentah dan sumpah serapah warga sekitar harus dirasakannya.

Hingga akhirnya kondisi itu mereda, setelah aparat kepolisian mengamankan Taswin.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Suryadi SIK MH mengatakan penangkapan terhadap Taswin dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari warga di lokasi kebakaran.

"Saat anggota tiba di lokasi, ternyata tersangka sempat akan dihakimi warga sehingga dia langsung kami amankan lalu kami bawa ke Polda Sumsel," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Suryadi berujar, tersangka penggunaan narkoba jenis sabu sabu itu nekat membakar rumah karena kesal dengan orang tuanya yang tidak memberikan uang untuk membeli sabu.

Kesal dengan Mama lalu Bakar Seprei di Kamar, Api Merembet Hancurkan 18 Rumah

Nasib Buaya Besar Disetrum Warga, Tubuh Sugiarti Akhirnya Dilepaskan dari Mulutnya

"Tersangka sudah tiga kali memaksa ibunya meminta uang untuk membeli sabu tapi tidak diberi. Nah yang ketiga kalinya mungkin tersangka kesal sehingga membakar sprei di kasur kamarnya. Api itu membesar dan menyambar 18 rumah yang berada disekitar," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Ini Alasan Taswin, Pria Pengangguran Pembakar 18 Rumah di Dekat Pasar Gubah

Videografer Tribunlampung.co.id / Wahyu Iskandar

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved