Pringsewu
Kasus Bunuh Diri di Pringsewu Capai 8 Kasus, Mayoritas Akibat Depresi
total kasus bunuh diri ada delapan kasus di wilayah Bumi Jejama Secancanan selama kurun 2020 hingga 2021
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kasus kematian dengan cara bunuh diri di Kabupaten Pringsewu tergolong sering terjadi.
Dalam kurun waktu 2020 saja, di Polres Pringsewu terdata sebanyak tujuh kasus.
Sedangkan di awal 2021 ini sudah ada satu kasus kematian bunuh diri.
Sehingga total kasus bunuh diri ada delapan kasus di wilayah Bumi Jejama Secancanan selama kurun 2020 hingga 2021.
• Psikolog Beberkan Dugaan Penyebab Mahasiswi Itera Bunuh Diri
• Sebelum Ditemukan Tewas, Mahasiswi Itera asal Cianjur Sempat Kirim Stiker Bunuh Diri ke Kekasihnya
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pringsewu AKP Sahril Paison mengungkapkan bila mayoritas penyebab orang melakukan tindakan bunuh diri karena depresi.
Sedangkan, tambah dia, penyebab depresi itu sendiri bermacam-macam.
"Tingkat stres itu kan setiap orang punya," kata Sahril, Rabu, 27 Januari 2021.
Dia mengatakan, tindakan nekat bunuh diri itu kemungkinan dilakukan karena ada tekanan dari dalam diri pelaku/korban.
"Kemungkinan berkaitan dengan masalah pribadi dia yang tidak diceritakan kepada orang lain," tuturnya.
Seharusnya, kata Sahril, orang itu tidak memendam persoalannya sendiri dengan mengkomunikasikan kepada orang lain.
• Diduga Depresi, Kakek 76 Tahun di Pringsewu Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga
• Polres Pringsewu Buru Pelaku Pembobolan 3 Rumah dalam Semalam
Supaya ada saran yang positif dari pihak yang diajak berkomunikasi.
Oleh karena itu lah, Sahril mengaku petugas akan melaksanakan penyuluhan.
Supaya, lanjut dia, masyarakat dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Serta mensyukuri nikmat hidup.
Mengingat, tindakan bunuh diri itu juga tidak diperkenankan oleh agama.
(Tribunlampung.co.id/Robertus Didik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kasus-bunuh-diri-di-pringsewu-capai-8-kasus-mayoritas-akibat-depresi.jpg)