Breaking News:

Pilkada Pesisir Barat 2020

Sidang Sengketa PHP Pilkada Pesisir Barat, KPU Tolak Permohonan Aria-Erlina di Sidang MK

Sidang sengketa perselisihan hasil pilihan Kabupaten Pesisir Barat kembali digelar oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
screenshot
Sidang Panel II MK Sengketa PHP Pilkada Pesbar. Sidang Sengketa PHP Pilkada Pesisir Barat, KPU Tolak Permohonan Aria-Erlina di Sidang MK 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESISIR BARAT - Sidang sengketa perselisihan hasil pilihan Kabupaten Pesisir Barat kembali digelar oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (8/2/2021).

Sidang digelar dengan agenda menerima dan mendengar jawaban termohon, keterangan pihak terkait dan Bawaslu.

Persidangan tersebut digelar di panel II dengan perkara nomor 01.39/PHP.BUP-XIX/2021 yang dipimpin oleh Majelis Hakim MK Aswanto didampingi Hakim Daniel Yusmic Pancastaki dan Hakim Suhartoyo.

"Perkara 39 kita buka dan dinyatakan terbuka untuk umum," kata Ketua Majelis Aswanto di Gedung MK.

Ketua KPU Pesisir Barat Marlini yang hadir dalam sidang tersebut langsung menyampaikan jawaban diwakili kuasa hukumnya.

KPU Pesisir Barat Siapkan Jawaban Jelang Sidang Gugatan Aria Lukita-Erlina di MK

Hasil Pilkada Pesisir Barat 2020, Data Sementara KPU, Agus Istiqlal-Zulqoini Kejar Suara Aria-Erlina

Kuasa Hukum KPU Pesisir Barat Fransiskus mengatakan pihaknya menolak seluruh permohonan paslon Aria Lukita Budiwan-Erlina sebagai pemohon. 

Menurutnya, laporan yang dilayangkan oleh pemohon dalam perkara ini tidak tempat karena sudah melewati batas waktu.

"Menurut termohon, pemohon sudah melewati jangka waktu pengajuan permohonan setelah adanya perhitungan suara. ketentuan regulasi dalam undang undang 1 tahun 2015 permohonan permohonan paling lambat 3 hari kerja, sementara ini sudah melewati 3 hari kerja," terang Kuasa Hukum Fransiskus. 

Untuk itu pihaknya menolak seluruh dalil pemohon dalam perkara tersebut.

"Kami menolak permohonan pemohon Seluruh nya dan menyatakan benar dan tetap berlaku keputusan KPU Pesbar terkair hasil perhitungan suara," kata Fransiskus.

( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved