Berita Nasional

Viral Kantor Balai Kota Makassar Digoyang Pekerja THM Diiringi Musik DJ

Pekerja hiburan yang tergabung dalam Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) Kota Makassar, melakukan aksi.

Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Ilustrasi. Pekerja hiburan yang tergabung dalam Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) Kota Makassar, melakukan aksi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pekerja hiburan yang tergabung dalam Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) Kota Makassar, melakukan aksi demonstrasi di Kantor balai kota Makassar, Jl Ahmad Yani, Kota Makassar.

Aksi demonstrasi yang dilakukan pada Rabu (10/2/2021), sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah mengenai Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang kembali diperpanjang hingga 23 Februari 2021.

Pengunjuk rasa melakukan orasi dengan membawa spanduk bertuliskan "Prokes Ketat, Corona Kurang, Edaran Lanjut...Kami Kelaparan."

Sosok Heru Hidayat, Pemilik 20 Kapal Besar yang Terlibat Mega Korupsi Asabri dan Jiwasraya

KNKT Ungkap Kronologi Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Miring Kiri dan Hidung Pesawat ke Atas

Selain menyampaikan orasi ilmiah, pengunjuk rasa juga memutar musik DJ menggunakan pengeras suara, sesekali mereka meneriakkan bahwa banyak diantara mereka nganggur akibat kebijakan.

“Pak Wali kami kelaparan,” teriak para demonstran, sembari menenteng spanduk bertuliskan "Prokes Ketat, Corona Kurang, Edaran Lanjut...Kami Kelaparan."

Saksikan video viral selengkapnya di bawah ini

Massa aksi mengaku kecewa karena Pj Wali Kota Makassar, tidak menemuinya.

Ketua AUHM, Zulkarnain Ali Naru mengaku kecewa terkait kebijakan Pj Wali Kota Makassar, pasalnya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kembali diperpanjang hingga 23 Februari 2021.

"Kami di sini hanya ingin bertemu dengan pemimpin kami, bapak kami, agar segera menemui kami,” katanya.

Viral Pembeli Barang Tak Paham Sistem COD, Tak Mau Bayar Sebelum Buka Paket

Kecelakaan Maut, Ibu Tergilas Truk Pasir

Zul sapaan Ketua AUHM mengatakan alasan mereka menolak PPKM.

Satu di antaranya adalah karena sangat merugikan pihak usaha hiburan malam.

Ia menambahkan, pemerintah hanya bisa memutuskan kebijakan, namun tidak memberikan solusi kepada para pekerja seni.

“Oke ada aturan, tapi apa solusi bagi kami yang mencari nafkah lewat usaha ini,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Pak Wali Kami Lapar! AUHM 'Goyang' balai kota Makassar dengan Membawa Dj Plus Ladiesnya

2 Kurir Seperempat Ton Ganja Bagian Jaringan Aceh-Lampung

Model asal Lampung Beiby Putri Ditangkap Polisi di Apartemen

Videografer Tribunlampung.co.id / Wahyu Iskandar

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved