Breaking News:

Tribun Tulangbawang Barat

Transportasi Berbasis Listrik Sasar Kawasan Wisata Tubaba

Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) segera memiliki tiga jenis transportasi berbasis listrik.

ISTIMEWA
Bupati Tubaba Umar Ahmad menandatangani MoU antara Pemkab Tubaa dengan PT. Industri Kereta Api (INKA) dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) tentang kerjasama pengembangan Transportasi Berbasis Listrik di Kabupaten setempat secara virtual. Di Cafe Uluan Nughik, Kamis (11/2). 

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) segera memiliki tiga jenis transportasi berbasis listrik.

Kepala Dinas Perhubungan Tubaba, Marwan, mengatakan, ketiga jenis transportasi tersebut adalah kereta listrik, bus listrik, dan kapal atau perahu listrik. "Pengoperasiannya diperuntukkan untuk kawasan wisata," kata Marwan, Jumat (12/2).

Kepastian itu setelah Bupati Umar Ahmad melakukan penandatanganan perjanjian MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Kabupaten Tubaba dengan PT. Industri Kereta Api (INKA) dari Madiun, dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

"MoU itu berisi kerjasama pengembangan transportasi berbasis listrik di Tubaba," papar Marwan.

Baca juga: Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad Curhat di Depan Kepala Litbang Kemendagri

Adapun untuk jenis kereta listrik direncanakan akan dibangun rutenya untuk kawasan wisata Islamic Center menuju Taman Budaya Uluan Nughik Kelurahan Panaragan Jaya.

Sedangkan untuk kapal listrik direncanakan akan dibuat dengan kapasitas sekitar 25 orang dengan rute perjalan sungai Las Sengok atau dari Tiyuh Karta menuju Pagar Dewa.

Sementara untuk bus listrik pengoperasian dilakukan secara menyeluruh untuk menjangkau tempat-tempat wisata lainnya.

"Untuk rincian secara pasti seperti jumlah kendaraan, kapasitas penumpang, dan lain-lain, belum dapat diketahui, karena saat ini sedang dalam tahap pengkajian oleh Tim dari ITERA terkait pelaksanaannya nanti. Dan untuk pembuatan kendaraan oleh PT.INKA." ungkapnya.

Rencana realisasi program tersebut kemungkinan akan dimulai pada 2021 lewat pos APBD-P. Namun, jika tidak bisa, maka realisasi awal 2022.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved