Breaking News:

Lampung Barat

11 KK Masih BAB Sembarangan, Pekon di Lampung Barat Ini Lolos Verifikasi

Sebanyak 11 kepala keluarga di Pekon Sumber Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Lampung Barat masih buang air besar (BAB) sembarangan.

Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani
Kegiatan verifikasi Kampung ODF di Pekon Sumber Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat, Minggu (14/2/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Sebanyak 11 kepala keluarga di Pekon Sumber Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Lampung Barat masih buang air besar (BAB) sembarangan.

Meskipun demikian, Pekon Sumber Agung secara kolektif dinyatakan telah bebas dari perilaku BAB sembarangan.

Pekon Sumber Agung dinyatakan lolos verifikasi Open Defecation Free (ODF) oleh tim verifikasi ODF dari Puskesmas Srimulyo, BNS, Lampung Barat.

"Memang benar masih ada 11 KK (yang BAB sembarangan), tapi secara kolektif sudah bebas," kata Kepala Puskesmas Srimulyo Joko Susanto, Minggu (14/2/2021).

Baca juga: Kemenkes: Ribuan Warga di TbS Bandar Lampung Masih Buang Air Besar Sembarangan

Baca juga: Viral Pria Bingung Sangka Kekasihnya Buang Air Besar Selama Sebulan, Ternyata Typo Kata Break di WA

Menurutnya, masyarakat Pekon Sumber Agung memiliki komitmen kuat terkait upaya mencapai Kelurahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Di lain pihak, Camat BNS Mandala Harto mengatakan, verifikasi desa ODF merupakan hal yang sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Guna memastikan perubahan perilaku di masyarakat benar-benar terjadi dan berkelanjutan," terangnya.

Sementara, Peratin Sumber Agung Joko Purnomo menyampaikan pihaknya akan berkomitmen untuk mendukung pekon bebas ODF.

"Nantinya akan dibantu dengan menganggarkan dana desa dalam bentuk stimulan," kata Joko.

Tiga tahun yang lalu, Joko mengaku, di Pekon Sumber Agung ada 90 KK yang masih BAB sembarangan.

"Syukur sekarang udah turun jadi 11 KK," ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada camat BNS, babinsa, kepala puskesmas, dan Nusantara Sehat.

"Terima kasih karena terus mengawal dan menyosialisasikan tentang pentingnya kesehatan lingkungan," tutupnya. ( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved