Breaking News:

Pilkada Lampung Selatan 2020

MK Tolak Gugatan Hipni-Melin untuk Pilkada Lampung Selatan 2020

MK secara resmi menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) pasangan calon nomor 3 Lampung Selatan Hipni-Melin.

Tangkap Layar YouTube
MK secara resmi menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) pasangan calon nomor 3 Lampung Selatan Hipni-Melin. 

TRIBULAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) pasangan calon nomor 3 Lampung Selatan Hipni-Melin.

Hal itu dinyatakan oleh Ketua Hakim MK Anwar Usman dalam sidang putusan dismisal, Senin (15/2/2021).

MK mengeluarkan dua putusan untuk perkara nomor 47/PHP.BUP-XIX/2021 ini.

Yakni menyatakan eksepsi termohon KPU Lampung Selatan dan eksepsi pihak-pihak terkait berkenaan dengan kedudukan hukum pemohon beralasan menurut hukum.

Baca juga: Jabatan Berakhir 17 Februari, hingga Kini Belum Ada Plh Bupati di Lampung Selatan

Baca juga: Ratusan Hektar Sawah di Lampung Selatan Terendam Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Kemudian, menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum dan permohonan pemohon tidak dapat diterima. 

"Menyatakan bahwa pemohon tidak berkedudukan hukum, dan permohonan tidak dapat diterima," kata Anwar.

Keputusan ini menimbang lantaran MK tidak berwenang mengadili permohonan karena hanya mengadili sengketa PHP sementara hal-hal selebihnya menjadi kewenangan lembaga lain.

Selain itu, jumlah penduduk Lamsel berjumlah 1.048.799  jiwa, sehingga perolehan suara antara pemohon dengan calon calon peraih suara terbanyak adalah paling banyak 0,5% dari total suara sah hasil  penghitungan suara tahap akhir yang ditetapkan oleh KPU setempat.

Jumlah perolehan suara antara pemohon dengan calon peraih suara terbanyak adalah 0,5% x 442.561 suara (total suara sah) 2.213 suara.

Dengan demikian, selisih maksimal untuk dapat mengajukan permohonan sengketa hasil ke Mahkamah adalah 2.213 suara.

Baca juga: Kepala BNNK Lampung Selatan: Warga Binaan Positif Narkoba Akan Direhabilitasi

Baca juga: Diskes Lampung Selatan Mulai Lakukan Pendataan untuk Vaksinasi Covid-19 Tahap II

Sementara perolehan suara pemohon adalah 136.459 suara dan pihak terkait (Nanang-Pandu) adalah 159.987 suara.

Sehingga selisih antara keduanya adalah 23.528 suara, jauh dari ketentuan 2.213 suara (5,32%).

"Keputusan ini diputuskan 9 hakim konstitusi diantaranya  Anwar Usman selaku Ketua merangkap Anggota, Aswanto, Suhartoyo, Daniel Yusmic P. Foekh, Anef Hidayat, Enny Nurbaningsih, Manahan M P. Sitompul, Saidi Isra, dan Wahiduddin Adam," sebut Anwar Usman.

( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )

Penulis: kiki adipratama
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved