Breaking News:

Penggelapan Motor di Lampung Tengah

Pengakuan Petani Gelapkan Motor Warga di Bumiratu Nuban

Pria yang berprofesi sebagai petani itu mengaku terpaksa membawa kabur motor korban karena tak memiliki uang.

Dok Polsek Gunung Sugih
WDT alias Lepong, pelaku penggelapan motor, ditangkap Polsek Gunung Sugih. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - WDT alias Lepong (31) diamankan Polsek Gunung Sugih karena menggelapkan motor.

Pria yang berprofesi sebagai petani itu mengaku terpaksa membawa kabur motor korban karena tak memiliki uang.

Kepada korban, Lepong berdalih meminjam motor untuk menagih utang.

Padahal, ia sendiri mengaku punya utang pada orang lain.

Baca juga: BREAKING NEWS 3 Kali Lolos, Pelaku Penggelapan Motor di Lampung Tengah Diamankan

Baca juga: CCTV Rekam Detik-detik Aksi Curanmor di Minimarket Pringsewu

"Saya terdesak karena gak punya uang. Jadi saya terpikir melakukan itu (penggelapan motor). Uangnya buat bayar utang," kata Lepong, Selasa (16/2/2021).

Selama ini ia mengaku jarang pulang untuk menghindari korban.

Ia juga tidak mengaktifkan nomor teleponnya.

"Saya jarang pulang ke rumah, karena mikirnya pasti nanti dikejar. Saya tinggal di rumah saudara di kampung lain," tandasnya.

Untuk Tagih Utang

Mujiono (47), warga Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah, menjadi korban penggelapan motor pada 7 November 2020 lalu.

Halaman
123
Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved