Breaking News:

Lampung Barat

Puluhan Rumah Rusak Akibat Amukan Kawanan Gajah di Lampung Barat

Camat BNS Suryanto membenarkan peristiwa amukan kawanan gajah tersebut.

Tribunlampung.co.id/Nanda
Satu di antara rumah warga yang dirusak gajah. Puluhan Rumah Rusak Akibat Amukan Kawanan Gajah di Lampung Barat 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Kawanan gajah mengamuk di pemukiman warga di Pekon Bumi Hantatai, Bandar Negeri Suoh (BNS), Lampung Barat pada Jumat (19/2/2021).

Camat BNS Suryanto membenarkan peristiwa amukan kawanan gajah tersebut.

"Benar, sebanyak 12 gajah menyerang pemukiman warga di Pekon Bumi Hantatai, BNS, Lampung Barat," katanya melalui sambungan telepon, Minggu (21/2/2021).

Suryanto menilai, warga yang bermukim di lokasi terserangnya gajah yang menyalahi aturan.

Baca juga: Kawanan Gajah Liar Ngamuk, Rumah Warga dan Kebun Kopi Porak Poranda

Baca juga: Kisah Kepala TNBBS Halau Kawanan Gajah, Terjebak 5 Jam di Atas Pohon Petai

"Ya itu kan masih masuk wilayah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS)," ungkapnya.

"Jadi, kemungkinan gajahnya merasa terganggu," lanjut dia.

Untuk kerugian yang ditimbulkan, pihaknya masih melakukan pendataan.

"Sedang kita data, kemungkinan Senin sudah terekap," ujarnya.

"Karena hari ini belum ada laporan resmi dari pekon," tambah Suryanto.

Diperkirakan sejumlah puluhan rumah rusak akibat amukan kawanan gajah.

Baca juga: Pengrajin Meja dari Kayu Selasih di Lampung Barat Harap Bantuan Alat dari Pemerintah

Baca juga: Skala Bekhak Festival 2021, Lampung Barat Terapkan Hybrid Concept

Untuk sementara, lanjut dia, warga diungsikan ke kediaman Peratin Bumi Hantatai.

Ia mengaku, sudah melakukan komunikasi dengan Pemkab Lampung Barat mengenai peristiwa tersebut.

"Sudah kami hubungi Dinas Sosial. Gak kurang-kurang kalau pemerintah itu," terangnya.

( Tribunlampung.co.id/ Nanda Yustizar Ramdani )

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved