Breaking News:

Bandar Lampung

Disdukcapil Bandar Lampung Masih Simpan 30 Ribu Blangko e-KTP untuk Warga

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bandar Lampung masih memiliki 30 ribu keping blangko e-KTP.

Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Kadisdukcapil Bandar Lampung A Zainuddin saat ditemui Selasa (23/2/2021). Disdukcapil Bandar Lampung masih memiliki 30 ribu keping blangko e-KTP untuk masyarakat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ketersediaan blangko e-KTP untuk warga Bandar Lampung masih mencukupi.

Saat ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bandar Lampung masih memiliki 30 ribu keping blangko e-KTP.

"Masih 30 ribuan dari total 100 ribu keping blangko e-KTP dari pengadaan pemerintah pusat melalui Dirjendukcapil," kata Kadisdukcapil Bandar Lampung A Zainuddin, Selasa (23/2/2021).

Zainuddin menyebut, 100 ribu keping blangko tersebut senilai dengan Rp 1,2 miliar anggaran.

Baca juga: Cabuli Bocah 10 Tahun, Pedagang Sosis di Bandar Lampung Diganjar 5 Tahun Penjara

Baca juga: Koramil 410-05/TKP dan Lions Club Bandar Lampung Gelar Bakti Sosial di Jalan Abdul Muthalib

Adapun mekanisme pengadaan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 99 tahun 2019 tentang Perubahan Kelima Atas Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD.

Meski masih surplus blangko, Zainuddin mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan upaya pengadaan blangko e-KTP.

"Pemakaian blangko ini selalu berproses, karena bukan hanya untuk pembuatan baru, tetapi juga untuk masyarakat yang hendak mengubah data kependudukan," kata A Zainuddin.

Untuk mengoptimalkan pengadaan blangko tahun ini, Zainuddin menerangkan, pihaknya telah meminta bantuan untuk pengadaan blangko e-KTP kepada Pemprov Lampung melalui DPRD Lampung.

"Kami sudah coba minta tolong, dan sudah disampaikan agar Pemprov Lampung mau menganggarkan untuk pengadaan blangko e-KTP," sebut A Zainuddin.

"Kami mengusulkan 100 ribu blangko e-KTP, dan mudah-mudahan itu bisa disetujui, paling tidak pada APBD perubahan provinsi atau tahun mendatang," sambung A Zainuddin.

Baca juga: 2 Pelajar Diduga Jadi Korban Hipnotis di Bandar Lampung, Motor dan HP Dibawa Kabur

Baca juga: Pelaku UMKM Kerupuk Kemplang di Bandar Lampung Alami Penurunan Omzet hingga 50 Persen

( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved