Pringsewu

Dilanda Puting Beliung, Sejumlah Bangunan di Pringsewu Porak-poranda

Sejumlah bangunan di Kabupaten Pringsewu dikabarkan porak-poranda akibat dilanda angin puting beliung, Minggu (28/2/2021) sore.

Dokumentasi warga
Bangunan di Pekon Sri Katon, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu rata dengan tanah akibat tersapu angin puting beliung, Minggu (28/2/2021) sore. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Sejumlah bangunan di Kabupaten Pringsewu dikabarkan porak-poranda akibat dilanda angin puting beliung, Minggu (28/2/2021) sore.

Kerusakan bangunan terjadi di Pekon Sri Katon, Kecamatan Adiluwih.

Namun, belum diketahui secara persis bencana itu terjadi.

Dari informasi seorang warga bernama Andre, bencana itu terjadi saat hujan turun disertai angin kencang.

Baca juga: Warga Galang Donasi untuk Korban Puting Beliung di Lampung Tengah

Baca juga: Korban Puting Beliung di Lampung Tengah: Atap Rumah seperti Terbang

"Iya, ada angin puting beliung. Ada gudang roboh menimpa mobil, bangunan roboh, pagar roboh, dan pohon tumbang," kata Andre ketika dihubungi Tribunlampung.co.id, Minggu petang.

Anggota DPRD Pringsewu Iin Irawan yang tinggal di Pekon Sri Katon juga membenarkan bencana itu.

Menurutnya, dampak terparah akibat puting beliung berada di Dusun I dan Dusun II, Pekon Sri Katon.

"Ada bangunan warga yang tertimpa pohon, separuh dapur, lumayan parah," ungkapnya, Minggu malam.

Dia juga membenarkan ada gudang ambruk yang menimpa mobil.

Ada pula kandang ayam rusak parah, mobil tertimpa garasi, kandang sapi roboh.

Selain itu, ada puluhan rumah warga yang gentingnya beterbangan.

Menurutnya, peristiwa puting beliung itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

"Hujan tidak seberapa, namun anginnya kencang," ujar politisi PKB ini.

Iin mengungkapkan, saat ini listrik PLN di lokasi bencana padam.

Masyarakat sudah mulai gotong royong membersihkan puing-puing yang diakibatkan bencana itu.

"Karena waktu malam, suasana gelap, seperti mencekam," ungkapnya.

Hingga kini, Kepala Pelaksana BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas ketika dihubungi berulang kali tidak ada jawaban. ( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved