Berita Nasional
Pekerja Bangunan Tewas Dianiaya, Pelaku Tersinggung Ditanya Kunci Motor
Setelah diamankan polisi, pelaku ternyata tersinggung saat Riyanto (52) menanyakan keberadaan kunci motornya.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLITAR - Seorang pekerja bangunan di Kabupaten Blitar Jawa Timur tewas dianiaya setelah menanyakan keberadaan kunci motornya.
Pelaku adalah P (65), seorang kakek 65 tahun warga Desa Slorok, Kecamatan Garum.
Setelah diamankan polisi, pelaku ternyata tersinggung saat Riyanto (52) menanyakan keberadaan kunci motornya.
Korban sempat dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong.
Baca juga: Oknum TNI Aniaya Pengendara Motor hingga Babak Belur
Baca juga: Pulang Kondangan, Bocah Tewas Digigit Ular King Kobra
Kronologi
Seorang kakek menganiaya seorang pekerja bangunan karena tersinggung saat korban menanyakan keberadaan kunci sepeda motornya.
P (65), warga Desa Slorok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, memukul pekerja bangunan bernama Riyanto (52) menggunakan kayu, Senin (1/3/2021) pagi.
Akibatnya, Riyanto mengalami luka robek pada bagian kepala dan saat mendapat perawatan di rumah sakit setempat.
"Ketika dievakuasi dari tempat kejadian menuju rumah sakit, korban masih dalam kondisi sadar.
Korban meninggal beberapa puluh menit saat dalam perawatan rumah sakit," ujar Kapolsek Garum Iptu M Burhanuddin saat dikonfirmasi, Senin.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, Riyanto sudah beberapa minggu bekerja membangun rumah tetangga P.
Pada Senin pagi, Riyanto tiba di rumah tempatnya bekerja.
Ia memarkir sepeda motor di depan rumah pelaku.
Sesaat kemudian, korban kembali ke sepeda motornya dan mendapati kuncinya sudah tidak ada.
Riyanto mencari P yang sedang tiduran di dalam rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/buntut-duel-pemuda-5-rumah-dan-kantor-bank-dirusak-massa.jpg)