UMKM Lampung

Edi Jual Transformer dari Kayu Stik Es Krim, Diminati Kolektor dari Kalimantan

Edi (38) adalah sosok dibalik pembuatan miniatur toko animasi seperti Transformers, Predator, Terminator, dan banyak lagi lainnya.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Joviter
Hariadi atau lebih dikenal Edi (38) adalah sosok dibalik pembuatan miniatur toko animasi seperti Transformers, Predator, Terminator, dan lainnya yang terbuat dari stik es krim. Edi Jual Transformer dari Kayu Stik Es Krim, Diminati Kolektor dari Kalimantan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kecintaannya terhadap tokoh di film animasi mampu menjadi inspirasi dalam menciptakan sebuah miniatur berbahan dasar stik es krim.

Secara manual dan dengan alat seadanya, produksi miniatur ini sudah berjalan sejak tahun 2017 silam.

Haryadi atau lebih dikenal Edi (38) adalah sosok dibalik pembuatan miniatur toko animasi seperti Transformers, Predator, Terminator, dan banyak lagi lainnya.

Edi menceritakan, awal mulanya membuat miniatur dari bahan plastik korek api bekas.

Baca juga: Kuliner Lampung, Rujak Es Krim Kholid Tak Pakai Pemanis dan Perwarna Buatan

Baca juga: Kuliner Lampung, Ayips Tawarkan Ragam Olahan Ayam, Spicy Wings Best Seller hanya Rp 17 Ribu

Namun karena sudah banyak orang yang membuat, memaksa Edi memutar otak agar karya tangan dinginnya berbeda dari kebanyakan.

"Dari tahun 2017 saya coba bikin dari stik es krim bekas. Karena sulit cari stik bekas akhirnya saya beralih ke stik es krim baru yang belum dipakai," kata Edi, Kamis (4/3/2021).

Tak ada keahlian khusus, bahkan Edi menyebut pembuatan miniatur mengalir begitu saja alias secara otodidak.

Untuk pengerjaan, ia bisa menyelesaikan tiga buah miniatur mobil mainan dalam waktu satu Minggu.

Sedangkan untuk miniatur robot tinggi 30 sentimeter, bisa dikerjakan dalam waktu satu pekan.

"Paling lama itu proses pembuatan Transformers ukuran kurang lebih tinggi 1 meter, itu bisa makan waktu sampe 9 bulan," kata Edi.

Baca juga: Rp 3,7 M Disebar ke Petinggi Partai, Uang Mahar Pilgub Mustafa Cuma Balik Rp 14 M

Baca juga: Fakta-fakta Wagub Nunik Terseret Pusaran Korupsi dan Mahar Politik, Nama-nama Besar Disebut

Kendati demikian, Edi menyebut kebanyakan pelanggannya memesan miniatur ukuran tinggi 30 sentimeter.

Sementara produk yang paling laris yakni miniatur mobil-mobilan.

"Untuk harga itu kisaran dari Rp 30 ribu-Rp 1 juta," kata Edi.

Edi tak kesulitan memasarkan karyanya.

Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, ia biasa menggunggah di akun Facebook pribadinya, Haryadi Chou.

Selain itu, konsumen bisa datang langsung ke rumah produksi di Jalan MS Batubara, Gang Pacar, Kupang Teba, Telukbetung Utara.

Menurutnya kebanyakan peminat miniatur buatannya berasal dari luar Provinsi Lampung.

"Rata rata yang beli ini kolektor, ada yang dari pulau Jawa. Paling jauh saya pernah kirim ke konsumen di Kalimantan," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved